Cita-Cita

Written By didin On February 1th, 2010

sumber : di-ta.com

sumber : di-ta.com

Malam itu setelah letih seharian di kantor, saya coba merefresh otak dan fisik hanya dengan duduk² di tepi kolam ikan kesayangan. Dalam kesendirian itu saya mulai kepikiran, yeah kepikiran cita². Saya mulai bertanya pada diri saya sendiri, “sebenarnya cita² saya apa sih sekarang? Perasaan dulu tidak terbersit keinginan untuk bekerja hanya duduk di balik meja dengan di temani komputer seharian penuh”. Namun hati kecil saya berbisik, “ahh..ini kan proses perjalanannya”. Jadi apakah di antara kita semua ada yang tidak memiliki sebuah cita² dalam hidup? Saya yakin semuanya pasti ada, baik itu tentang karir, soal pendidikan, pilihan calon suami/istri, ato mungkin tentang si jabang bayi kelak. Cita² memang identik dengan sebuah harapan, ambisi dan semangat. Karena untuk mewujudkannya perlu sebuah kerja keras juga beberapa pengorbanan. Dengan memiliki cita-cita, hidup ini lebih bergairah demi sebuah tujuan yang harus di wujudkan, namun yang pasti tidak selamanya apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan bahkan meleset jauh.

Dulu ketika saya masih SD memiliki sebuah cita² ingin menjadi seorang insinyur pembangunan, harapannya ingin membangun negri ini menjadi negara yang di penuhi gedung² pencakar langit seperti di amerika sana. Namun tidak lama kemudian berubah ingin menjadi dokter, inspirasinya karena pekerjaan dokter adalah pekerjaan mulia menolong orang lain untuk sembuh dari sakitnya. Dan ternyata, suatu ketika saya melihat darah dari sebuah kecelakaan membuat saya shock berat. Saat itulah cita² menjadi dokter aku urungkan dan berubah lagi ingin menjadi seorang insinyur kembali, namun seiring berjalannya waktu cita² itu pudar karena kansnya sangat kecil. *ya iyalah, gmn mo jadi insinyur? Lulus SMA aja udh Alhamdulillah dari pada orang lain ada yg cuma lulus SMP bahkan ga ngerasain sekolah* Saya anggap ini hanyalah sebuah proses agar kita lebih pandai membaca situasi internal kita, untuk lebih mematangkan strategi meraih cita-cita yg sangat di mungkinkan untuk kita raih. Saya fikir jika memang cita-cita itu terlalu kecil untuk dapat saya wujudkan, kenapa juga saya harus memaksakan apalagi terpaku dan berdiam diri menunggu keajaiban.

Tuhan Maha mengetahui, Dia maha tau apa yang terbaik untuk umat-Nya. Sangat tidak mungkin jika Tuhan salah memberikan jalan, apapun ujian-ujian yang di berikan oleh-Nya tidak pernah diluar batas kemampuan kita. Dan akhirnya kini saya memiliki cita-cita lain dari yg lalu, yaitu ; ingin hidup berkah dunia akhirat amin…. *termasuk cita² bukan yah?*.

Lalu bagaimana dengan anda, apakah cita² anda masih konsisten dari dulu sampai sekarang? Ato bahkan cita²nya sudah tercapai?

Tulisan ini terinspirasi dari seorang sahabat saya yg mulai putus asa karena cita²nya semakin di kejar namun terasa semakin menjauh *hehehe kayak judul lagu aja* , dan dia merasa dirinya hanyalah seorang pecundang. Hmmmmm….kesian

[ad#co-1]

Share and Enjoy:
  • Print
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Live
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • RSS
  • Technorati
  • Twitter

22 Comments

  • Comment byNURA

    salam sobat
    wah kalau cita2 saya dulu tinggi setinggi bintang,,tapi kehendak ALLAH SWT lah alhamdulillah sudah cukup tercapai.
    .-= NURA´s last blog ..MAKAN PAROTTA DI ALJUBAIL.S.A =-.

  • Comment bysauskecap

    kalau saya dulu pengen jadi dosen, sekarang malah jadi insinyur…
    .-= sauskecap´s last blog ..Malicious Thai Tea =-.

  • Comment byok

    jalur hidup emang ga bisa ditebak ya mas :D
    .-= ok´s last blog ..Bikin Background Cantik dengan Brush =-.

  • Comment bydafiDRiau

    saya fikir cita2 yang pas itu adalah ingin jadi orang berhasil…

  • Comment byAldy

    Saya sendiri tidak pernah berhasil menjadi seperti yang saya cita-citakan, maunya menjadi design tetapi akhirnya jadi rimbawan.
    Tapi syukur Alhamdullilah.:-?

  • Comment byDewi Yana

    Assalamu’alaikum, kadang kita memang bisa meraih apa yg kita cita2kan, tp kadang sebaliknya, tapi sebaiknya kita syukuri saja apa yg kita jalani sekarang ini, Allah Maha Tahu apa yg paling baik untuk kita (Dewi Yana)
    .-= Dewi Yana´s last blog ..Keutamaan Membaca Al Qur’an =-.

  • Comment byorange float

    kalo saya sampai sekarang masih bercita – cita ingin menjadi ibu seperti ibu saya. susah2 gampang…

  • Comment byRiyanti

    blogwalking…
    apapun yg diberikan oleh Alloh saat ini kpdq sudah patutnya q syukuri dan q akan sll berusaha tuk jadi yang terbaik, smg Alloh meridhai, Amien…

    salam sayank

  • Comment byvit

    emang syukur adalah jalan yang paling utama….:)
    .-= vit´s last blog ..Belajar Posting Video =-.

  • Comment byjual rumah

    bro.. ane mau nawarin kerjasama, detailnya disini

    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3284076
    .-= jual rumah´s last blog ..Rumah Di Turangga Buah Batu Bandung =-.

  • Comment byMas Ben

    Sama Mas, saya juga gonta-ganti cita-citanya mulai kecil – gede. Kalau ditanya sudah tercapaikah cita-cita saya ? Cita-cita yang kemarin sudah tercapai, tapi cita-cita yang sekarang masih dalam proses pencapaiannya hehhhee.

    Mas Ben
    http://bentoelisan.blog.com
    .-= Mas Ben´s last blog ..Resah =-.

  • Comment bysawali tuhusetya

    kalau gitu sama dong dengan saya, mas didien, hehe … bisa hidup bahagia dunia akhirat. dan itu bisa terwujud manakala perjalanan hidup kita selama di dunia mencerminkan akhlakul karimah. *doh kok jadi seperti ustadz, haks*
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Blogwalking: Jalan Menuju Sehat =-.

  • Comment by1nd1r4

    Saat satu cita2 atau keinginan terpenuhi, biasanya akan muncul yg baru. JAdi kita selalu terpacu untuk terus berusaha. Ada cita2 yg sudah tercapai, ada yg masih dikepala, ada yg sedang dalam proses…that’s life.
    .-= 1nd1r4´s last blog ..ROTI CUBIT =-.

  • Comment bysewa mobil

    terkadang cita2 itu tdk sesuai dgn yg kita harapkan
    jalani aza kehidupan ini dgn sukacita

  • Comment bypresy__L

    kayaknya makin lama, makin gede, cita2 makin realistis. hehe..
    tapi semestinya si cita2 ya bikin aja cita2 yg sulit ditempuh, biar berasa perjuangannya

  • Comment byMamah Aline

    dari kecil sampai kuliah cita-cita saya menjadi PR tetep konsisten, setelah kerja tetep PR tapi sekarang malah jadi PR buat keluarga aja mas…
    .-= Mamah Aline´s last blog ..Tolong, tinggallah sebentar lagi mom… =-.

  • Comment bybunda lina

    pekerjaan saya sekarang juga ga sesuai dengan apa yg pernah jadi cita2 saya waktu kecil dulu, tapi ga pernah kecewa, justru ternyata lebih menyenangkan :)

    menurut saya yg penting adalah bersyukur dan menjalankan apa yg telah didapatkan ini dengan sebaik-baiknya

    esensi dari semua cita-cita pada dasarnya adalah menjadikan diri kita bermanfaat dan berguna

    semoga kita semua jadi sukses dunia dan akhirat..amiin..

  • Comment byalief

    dulu cita citaku apa ya???

    bahagia dunia akhirat ajah

  • Comment bypelintas batas

    cita cita yang sampai saat ini masih kukejar adalah bahagia dunia akherat

  • Comment bymida

    aha, kayak lagu boneka susan dulu :D btw, seperti kata orang bijak, gantungkan cita-citamu setinggi langit karena meskipun kau tak mampu meraihnya, setidaknya kau telah berada di antara bintang-bintang ^_^
    .-= mida´s last blog ..Oscar, Kucing yang Mampu Memprediksi Kematian =-.

  • Comment byarinda

    :-?
    sepertinya setiap harinya cita-cita saya selalu berubah..
    bahkan mungkin bartambah..

    :d
    tapi tetap ada satu cita-cita konsisten dari dulu sampe sekarang
    salah satunya yaitu, membuat ortu saya bahagia dan bangga punya anak seperti saya :) >-
    .-= arinda´s last blog ..Melepas kebencian =-.

  • Comment byNug

    Cita2 waktu kecil bisa jauh banget sama saat sudah besar. Dalam perjalanannya cita2 juga bisa berumah karena kehidupan ini juga berubah terus.. Benar sekali, cita2 itu SANGAT PENTING untuk memberikan target dan barometer atas apa yg ingin kita capai dalam hidup.

    Apapun cita2 itu, yang penting kita bisa memaksimalkan potensi yg ada di diri kita dan melakukan usaha dengan kemampuan terbaik kita dan yang juga penting, kita harus menyukai apa yang kita lakukan itu. Karena ujung2nya apakah kita akan bisa puas atau bahagia..? Terlepas dari apapun cita2 kita itu.:)

Leave a Reply