Mungkin anggota DPR tsb, khawatir juga kalo dia ketangkep KPK, jangan-jangan lagi sama WIL…? truss… diberitaain infotainmen dan keluarganya bisa rusak pula kayak pak Al Amin sama kristina…???? he..he..
——————————
Me : yupzz…bisa jadi krn dia sdh mulai terpojok oleh KPK
iya sih ada KPK lumayan… tapi masih belum yang gede-2 dan masih pandang bulu
salam aja dari malang
——————–
Me : Minimal KPK membawa angin segar untuk negeri korup ini .. Masalah pandang bulu ato tidaknya kita doakan sja semoga KPK bisa menuntaskan tanggung jawab yg di amantkan rakyat Indonesia..
Dari pada Kejaksaan ato kepolisian lg yg ngurusin korupsi, apa masih bisa di percaya ???
Salam kenal juga terima kasih sdh berkunjung…
dimata saya DPR=Ketoprak … isinya sampah semua. atau kita ganti DPR=Dagelan pemburu rakus. ah koq saya gak sopan sih
————————————-
Me : Sopan untuk anggota dewan itu apakah masih pantas..??? Apakah DPR pernah santun thd kita..?? itu sebabnya saya setuju bila DPR di sebut sampah..
ini adalah suara hati mbak rindu, sama halnya dg kita yg sdh kecewa thd kinerja DPR…
jadi inget komentar salah seorang dosen saya ttg para anggota dewan yang terhormat di DPR. (terhormat kah???)
menurut dosen saya, dia mewacanakan, apakah kita (RI-red) masih perlu DPR??? Beliau malah mengusulkan, seharusnya yang duduk di DPR sana para profesor-profesor…. insya Alloh negara beres.
Coz, selama ini, anggota DPR terkadang status pendidikannya juga gak jelas. Saat daftar jadi caleg, banyak yang memalsu ijazah.
Lalu saat sidang, bila keputusannya gak sesuai dengan kebijakan partainya, pokoknya gak SETUJU, interupsi lah, dsb.
jadi, pertanyaannya sekarang, masih perlukah DPR? Apa perlu keanggotaannya diganti, gak usah terlalu banyak, cukup 5 orang barangkali? Entahlah….
——————————–
Me : Sepertinya saya setuju dg pendapat mas yodama , mereka selama ini hanya mkn gaji buta, kinerjanya pun g pernah nyata, hobinya todong sini todong sana, selama karirnya hanya berfoya-foya dan berpesta ria….
salam
yg membuat sadar para thoghut anggota DPR itu adalah hukum Islam. Selama hukum Islam tidak tegak, siapapun yang duduk di DPR, keadaan yang sudah sangat rusak ini tetap tidak akan membaik. Sebab, hanya Allahlah, Pencipta manusia, yang tahu bagaimana cara mengatur kehidupan ini. Krn itu, diutuslah oleh-Nya seorang rasul dgn membawa hukum Islam utk dijadikan undang2 dlm mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk aspek politik. Orang yang enggan berhukum kpd hukum-Nya meski hanya dlm stu perkara saja, dianggap pembangkang kafir. Lebih2 lagi jika dia berani membuat hukum sendiri! sprti anggota legistatif itu…
—————————————
Me : hehehe..mereka memang sdh tidak bermoral, jadi ya…????
Salam
dasar DPR… sama seperti kita dijalan raya, kenapa banyak terjadi kecelakaan? karena SIMnya kebanyakan nyogok polisi.. jadi bukan hasil yang valid.. begitu pun anggota dewan banyak sekali yang masuk karena uang, sehingga sebenarnya mereka tidak layak atau lolos tes menjadi DPR.. sehingga terjadi ‘kecelakaan dimana2′
_______________________________
Me : saya setuju sekali dg mas dimas, makhluk
Yah namanya juga DPR.. mereka bukan wakil rakyat..
melainkan wakil partainya.. setiap modal yang dikeluarkan untuk usaha, sebisa mukin harus balik ke kantong pribadi. karena yang mereka pikirkan hanya uang. Padalah uang bukanlah alat ukur untuk kesejahteraan. mudah2an pemilu besok, bangsa indonesia bisa lebih pintar untuk memilih..Amin.
_______________________________
Me : memang sdh bukan rahasia umum lg masalah bisnis wakil rakyat , ya kan mas? Amin…mudah
Kenapa ada anggota dpr yg berucap spt itu ? Mgkn sbg wujud kegelisahannya aja..dan rasa khawatir akibat tindakan2 KPK yg sampai sejauh ini tlh bekerja dgn baik dan benar sedemikian shgga banyak ‘kolega’nya yg ditangkapi KPK.. Itukan potret kecil bhw KPK sdh bekerja sebagaimana mestinya dan ditanggapi dgn ungkapan dongkol penuh gelisah.. Kalo kajiane tentang mutu dpr, ya akan panjang nih postingane..
______________________________
Me : ya kita berikan apresiasi utk KPK atas kinerjanya sampe detik ini, mudah
Ada tambahan sedikit. Kalo cuma gara2 ‘hal spt itu’ lantas golput dlm pemilu, malah lebih parah.. Karena tdk mau membantu orang2 yg sekiranya lebih baik utk jadi anggota dewan.. Apalagi jika lebih terpelajar dan punya akses utk dpt info lbh lanjut dlm menentukan pilihan.. Analogi golput dlm hal agama itu, maap, mirip2 ama atheis..
______________________________
Me : Mungkin Golput bentuk kekecawaan dan ketidak percayaan masyarakat atas kinerja orang
Anggota DPR sebagai wakil rakyat seharusnya berbicara dengan santun, semoga itu hanya guyonan.
————————-
Me : mudah
Mungkin anggota DPR tsb, khawatir juga kalo dia ketangkep KPK, jangan-jangan lagi sama WIL…? truss… diberitaain infotainmen dan keluarganya bisa rusak pula kayak pak Al Amin sama kristina…???? he..he..
——————————
Me : yupzz…bisa jadi krn dia sdh mulai terpojok oleh KPK
lah, guyonan ra lucu yo Mas. tapi bahaya ya.
—————————-
Me : Mungkin ini bener yg di namakan “iseng iso dadi serius” (kayanya pernah baca ini deh???) hehehehe…
wah,, lagi2.. para wakil rakyat itu menghianati rakyat.
tak sepantasnya DPR menghina KPK, krn saat ini image ttg DPR jauh tidak lebihbaik dr KPK!
sy pernah mengundang KPK ke kmpus,utk mengisi suatu acara, dan mrk sama skali tidak meminta imbalan apapun.
——————————
Me : Itulah sifat dasarnya anggota dewan, penuh “kemunafikan”
iya sih ada KPK lumayan… tapi masih belum yang gede-2 dan masih pandang bulu
salam aja dari malang
——————–
.. Masalah pandang bulu ato tidaknya kita doakan sja semoga KPK bisa menuntaskan tanggung jawab yg di amantkan rakyat Indonesia..
Me : Minimal KPK membawa angin segar untuk negeri korup ini
Dari pada Kejaksaan ato kepolisian lg yg ngurusin korupsi, apa masih bisa di percaya ???
Salam kenal juga terima kasih sdh berkunjung…
dimata saya DPR=Ketoprak … isinya sampah semua. atau kita ganti DPR=Dagelan pemburu rakus. ah koq saya gak sopan sih
————————————-
itu sebabnya saya setuju bila DPR di sebut sampah.. 
Me : Sopan untuk anggota dewan itu apakah masih pantas..??? Apakah DPR pernah santun thd kita..??
ini adalah suara hati mbak rindu, sama halnya dg kita yg sdh kecewa thd kinerja DPR…
jadi inget komentar salah seorang dosen saya ttg para anggota dewan yang terhormat di DPR. (terhormat kah???)
menurut dosen saya, dia mewacanakan, apakah kita (RI-red) masih perlu DPR??? Beliau malah mengusulkan, seharusnya yang duduk di DPR sana para profesor-profesor…. insya Alloh negara beres.
Coz, selama ini, anggota DPR terkadang status pendidikannya juga gak jelas. Saat daftar jadi caleg, banyak yang memalsu ijazah.
Lalu saat sidang, bila keputusannya gak sesuai dengan kebijakan partainya, pokoknya gak SETUJU, interupsi lah, dsb.
jadi, pertanyaannya sekarang, masih perlukah DPR? Apa perlu keanggotaannya diganti, gak usah terlalu banyak, cukup 5 orang barangkali? Entahlah….
——————————–
, mereka selama ini hanya mkn gaji buta, kinerjanya pun g pernah nyata, hobinya todong sini todong sana, selama karirnya hanya berfoya-foya dan berpesta ria…. 
Me : Sepertinya saya setuju dg pendapat mas yodama
salam
yg membuat sadar para thoghut anggota DPR itu adalah hukum Islam. Selama hukum Islam tidak tegak, siapapun yang duduk di DPR, keadaan yang sudah sangat rusak ini tetap tidak akan membaik. Sebab, hanya Allahlah, Pencipta manusia, yang tahu bagaimana cara mengatur kehidupan ini. Krn itu, diutuslah oleh-Nya seorang rasul dgn membawa hukum Islam utk dijadikan undang2 dlm mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk aspek politik. Orang yang enggan berhukum kpd hukum-Nya meski hanya dlm stu perkara saja, dianggap pembangkang kafir. Lebih2 lagi jika dia berani membuat hukum sendiri! sprti anggota legistatif itu…
—————————————

Me : hehehe..mereka memang sdh tidak bermoral, jadi ya…????
Salam
abis gmana ya komisi III kan ga kenal KPK jadi menghina deh mereka cuma kenal ma komisi (uang) makannya namanya komisi (uang) III
______________________________
mbak cinta ini bisa aja…
Me :
dasar DPR… sama seperti kita dijalan raya, kenapa banyak terjadi kecelakaan? karena SIMnya kebanyakan nyogok polisi.. jadi bukan hasil yang valid.. begitu pun anggota dewan banyak sekali yang masuk karena uang, sehingga sebenarnya mereka tidak layak atau lolos tes menjadi DPR.. sehingga terjadi ‘kecelakaan dimana2′
_______________________________
Me : saya setuju sekali dg mas dimas, makhluk
Yah namanya juga DPR.. mereka bukan wakil rakyat..
melainkan wakil partainya.. setiap modal yang dikeluarkan untuk usaha, sebisa mukin harus balik ke kantong pribadi. karena yang mereka pikirkan hanya uang. Padalah uang bukanlah alat ukur untuk kesejahteraan. mudah2an pemilu besok, bangsa indonesia bisa lebih pintar untuk memilih..Amin.
_______________________________
, ya kan mas? Amin…mudah
Me : memang sdh bukan rahasia umum lg masalah bisnis wakil rakyat
tanya kenapa saya GOLPUT ?
ikutan polling di blog ku mas
____________________________
Me : Karena mosi tidak percaya thd pemerintahan kita kah…???
trimakasih kunjungannya…
Kenapa ada anggota dpr yg berucap spt itu ? Mgkn sbg wujud kegelisahannya aja..dan rasa khawatir akibat tindakan2 KPK yg sampai sejauh ini tlh bekerja dgn baik dan benar sedemikian shgga banyak ‘kolega’nya yg ditangkapi KPK.. Itukan potret kecil bhw KPK sdh bekerja sebagaimana mestinya dan ditanggapi dgn ungkapan dongkol penuh gelisah.. Kalo kajiane tentang mutu dpr, ya akan panjang nih postingane..
______________________________
Me : ya kita berikan apresiasi utk KPK atas kinerjanya sampe detik ini, mudah
Ada tambahan sedikit. Kalo cuma gara2 ‘hal spt itu’ lantas golput dlm pemilu, malah lebih parah.. Karena tdk mau membantu orang2 yg sekiranya lebih baik utk jadi anggota dewan.. Apalagi jika lebih terpelajar dan punya akses utk dpt info lbh lanjut dlm menentukan pilihan.. Analogi golput dlm hal agama itu, maap, mirip2 ama atheis..
______________________________
Me : Mungkin Golput bentuk kekecawaan dan ketidak percayaan masyarakat atas kinerja orang
maju terus, KPK…. Ganyang korupsi dari negeri ini… (semoga)
U have much trick for all … But sooo good :d