<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dcamz &#187; Universal site for technology and lifestyle</title>
	<atom:link href="http://www.dcamz.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dcamz.web.id</link>
	<description>&#34;Tidak ada hal hebat yang tercipta dalam sekejap.&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Apr 2012 11:16:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Play casino from home</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/play-casino-from-home/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/play-casino-from-home/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 11:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[arena game]]></category>
		<category><![CDATA[black jack]]></category>
		<category><![CDATA[challenges]]></category>
		<category><![CDATA[computer software]]></category>
		<category><![CDATA[games]]></category>
		<category><![CDATA[jack roulette]]></category>
		<category><![CDATA[online casinos]]></category>
		<category><![CDATA[poker black]]></category>
		<category><![CDATA[roulette slots]]></category>
		<category><![CDATA[software internet]]></category>
		<category><![CDATA[technological development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1572</guid>
		<description><![CDATA[Do you have a hobby of playing casino? Of course for now you do not have to come to play directly, as with the current technological development can all be done quite of your home. Only by using a computer, software, internet and mental play as if you are in the arena game for real. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Do you have a hobby of playing casino? Of course for now you do not have to come to play directly, as with the current technological development can all be done quite of your home. Only by using a computer, software, internet and mental play as if you are in the arena game for real.<span id="more-1572"></span></p>
<p>For those of you want to do this game, it is not wrong if you choose the right place to play online casinos popular and reliable. You need to try the <a href="http://onlinecasinospotlight.com">online casinos</a> in the spot light, because you do not have to waste time to come to the arena game. Any games on offer in the spot light casino online? You can find some games on this site. There are poker, <a href="http://onlinecasinospotlight.com/blackjack/">black jack</a>, <a href="http://onlinecasinospotlight.com/roulette/">roulette</a>, slots, and more. Of course all this has challenges, advantages and disadvantages of each suit your interest in this game.</p>
<p>So you can just visit the site <a href="http://onlinecasinospotlight.com">http://onlinecasinospotlight.com</a> then choose a game and show your ability to play. You will not have difficulty in choosing a game, because all the information you&#8217;ll get in it. Therefore you do not hesitate to play on this site. Enjoy the game</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/play-casino-from-home/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/play-casino-from-home/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Hal Jika Ingin Berwirausaha</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/4-hal-jika-ingin-berwirausaha/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/4-hal-jika-ingin-berwirausaha/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 03:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[nemu]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha adalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1567</guid>
		<description><![CDATA[Bangun tidur langsung buka internet karena ada 1 hal yg harus saya kerjakan, tanpa basa basi busuk semua bisa terselesaiakan dengan segera. Saat iseng browsing-browsing secara ga sengaja nemu tulisan dengan judul &#8220;Punya Niat Berwirausaha? Lakukan 4 Hal Ini&#8220; , sontak saya buka tuisan ini. Rupanya memang cukup menarik untuk kita coba buat yg punya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/21/1726416620X310.jpg" class="aligncenter" width="620" height="310" /></p>
<p>Bangun tidur langsung buka internet karena ada 1 hal yg harus saya kerjakan, tanpa basa basi busuk semua bisa terselesaiakan dengan segera.  Saat iseng browsing-browsing secara ga sengaja nemu tulisan dengan judul <strong>&#8220;<a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/04/01/09301785/Punya.Niat.Berwirausaha.Lakukan.4.Hal.Ini">Punya Niat Berwirausaha? Lakukan 4 Hal Ini</a>&#8220;</strong> , sontak saya buka tuisan ini.  Rupanya memang cukup menarik untuk kita coba buat yg punya ambisi memiliki usaha sendiri.  Mari kita simak salinan dari tulisan itu, semoga bermanfaat.<span id="more-1567"></span></p>
<p>Tidak jarang kita sering menjumpai seseorang yang mengatakan, &#8220;Saya akan mencoba berwirausaha suatu saat nanti.&#8221; Tetapi ketika ditanya di lain waktu, orang tersebut masih mengatakan &#8220;suatu saat nanti.&#8221; Alhasil mayoritas dari mereka justru  tidak pernah mewujudkan niatnya tersebut. </p>
<p>Kebanyakan dari orang kerap dibayangi oleh kekhawatiran akan risiko ini itu. Pikiran orang bahwa usahanya akan gagal seringkali lebih besar ketimbang keinginannya untuk menjadi pengusaha. Menurut Forbes, kemampuan untuk mengambil risiko untuk berwirausaha, sangat sedikit hubungannya dengan kepribadian seseorang. Mengambil risiko untuk berwirausaha lebih besar hubungannya terhadap bagaimana kemampuan aksebilitas dan bagamana dia mengenal pengalaman berwirausaha. </p>
<p>Mereka yang dapat membayangkan dirinya sedang menjalankan bisnis, dialah yang sering bisa mewujudkan niat wirausahanya. Sedangkan mereka yang selalu dibayangi kekhwatiran bahwa wirausaha adalah sebuah hal yang menakutkan, yang penuh risiko, akhirnya tidak pernah mewujudkan niatnya. </p>
<p>Berikut empat tips yang diharapkan bisa membantu mewujudkan niat wirausaha anda: </p>
<p>Pertama, cari teman-teman baru. Salah satu cara terbaik untuk mempelajari wirausaha adalah dengan berteman dengan sejumlah pengusaha. Tidak musti berteman dengan pengusaha yang kaya, tetapi bertemanlah dengan pelaku usaha yang biasa di mana dia bekerja untuk dirinya sendiri. Mulai dengan bergaul dengan pengusaha yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Itu bisa membantu menciptakan pemikiran, &#8220;Jika mereka bisa, maka saya juga.&#8221; </p>
<p>Bertemulah dengan pelaku usaha dari berbagai industri. Semakin beragam gaya kewirausahaan yang ditemui, maka semakin kaya pengalaman kita. </p>
<p>Lantas bagaimana jika kita tidak kenal satu orang pun pengusaha? Mulailah bertanya dengan orang-orang untuk mengenalkan Anda ke sejumlah pengusaha. Bisa juga dengan mengikuti sebuah kelompok lewat LinkedIn atau Facebook. Cari teman pelaku usaha dari sana. Siapa tahu Anda bisa banyak bertemu pengusaha lewat jejaring sosial tersebut. </p>
<p>Kedua, pilih sejumlah pelaku usaha sebagai panutan. Pelaku usaha yang dijadikan contoh kiranya yang sudah terbukti kesuksesannya di dunia usaha. Mungkin kita tidak bisa berbincang dengan mereka secara dekat tapi kita bisa melakukan analisa kesuksesannya. Kita bisa memilih sejumlah merek ataupun perusahaan yang kita sukai. </p>
<p>Lalu, coba telaah pemilik usahanya melalui banyak hal seperti situs perusahaannya dan profil pengusahanya di media atau artikel lainnya. Bahkan mungkin ada buku mengenai otobiografi pengusaha tersebut yang bisa kita baca. Pelajari kepribadiannya dan gaya kepemimpinannya yang telah sedemikian rupa membentuk mereka atau perusahaan yang dijalankannya. </p>
<p>Ketiga, coba senangi bisnis kecil sebagai seorang pelanggan. Selain berteman dengan pengusaha, penting juga untuk berhubungan dengan bisnisnya. Tidak perlu langsung berpikir sebuah bisnis besar. Coba lirik sebuah bisnis kecil atau bisnis yang baru saja dimulai yang anda sukai. </p>
<p>Cari tahu pengalaman atau cerita pemilik usahanya. Apa yang mereka lakukan untuk menjadi berbeda. Lantas berpikirlah sebagai seorang konsumen karena dengan cara itu anda bisa tahu apa yang menarik yang kiranya bisa diambil sebagai masukan untuk usaha anda. </p>
<p>Keempat, melawan mitos berbicara bisnis. Maksudnya, seringkali calon pelaku usaha berpikir bahwa dibutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni untuk memulai usaha. Padahal tidak perlu menjadi lulusan MBA untuk berwirausaha. </p>
<p>Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan berbisnis? Coba berlangganan sebuah majalah bisnis dan baca sesuatu yang Anda suka. Melalui hal itu, Anda bisa melihat bagaimana seseorang mengembangkan bisnisnya ataupun bagaimana menangani suatu masalah dalam berbisnis. </p>
<p>Jika Anda telah mulai berteman dengan pelaku usaha, belajar banyak dengan membaca apapun, berpikir lebih mengenai seperti apa menjadi seorang pengusaha, maka Anda akan tahu bahwa berbisnis tidak semenakutkan yang Anda pikir selama ini. Anda pun tidak perlu menunggu suatu waktu untuk menjadi wirausahawan, tapi sesegera mungkin.</p>
<p><a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/04/01/09301785/Punya.Niat.Berwirausaha.Lakukan.4.Hal.Ini" title="Punya Niat Wirauaha? lakukan 4 hal ini">sumber</a></p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/4-hal-jika-ingin-berwirausaha/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/4-hal-jika-ingin-berwirausaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bidadari berhati tengil</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/bidadari-berhati-tengil/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/bidadari-berhati-tengil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 13:01:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[acara]]></category>
		<category><![CDATA[aib]]></category>
		<category><![CDATA[bidadari]]></category>
		<category><![CDATA[gadis]]></category>
		<category><![CDATA[istighfar]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[nafas]]></category>
		<category><![CDATA[pendusta]]></category>
		<category><![CDATA[rela]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1558</guid>
		<description><![CDATA[Yeahhh&#8230;ketemu dengan malam minggu lagi,tidak terasa waktu berlalu begitu cepat seperti angin berhembus yg tak pernah terlihat tau² kerasa hembusannya. Seperti itu pula waktu yg kita jalani, tanpa disadari sudah ketemu malam minggu. Tapi sebenarnya bukan masalah waktu yg ingin saya singgung, tapi masalah kehidupan yg bermacam-macam ceritanya. Sore ini saya kedatangan seorang tamu sekaligus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2012/03/bidadari-tengil.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1561" title="bidadari tengil" src="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2012/03/bidadari-tengil-300x251.jpg" alt="bidadari tengil" width="254" height="213" /></a>Yeahhh&#8230;ketemu dengan malam minggu lagi,tidak terasa waktu berlalu begitu cepat seperti angin berhembus yg tak pernah terlihat tau² kerasa hembusannya. Seperti itu pula waktu yg kita jalani, tanpa disadari sudah ketemu malam minggu. Tapi sebenarnya bukan masalah waktu yg ingin saya singgung, tapi masalah kehidupan yg bermacam-macam ceritanya. Sore ini saya kedatangan seorang tamu sekaligus seorang ayah dari seorang anak untuk menjenguk saya yg sedang sakit, saat berlangsung perbincangan tak lama beliau bercerita tentang masalah yg sedang dihadapinya mengenai putri kesayangannya itu.<span id="more-1558"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hmmm&#8230; rasanya berat sekali saya menuliskan ini, tp paling tidak tujuan dari cerita bukan membuka aib melainkan untuk pelajaran bagi kita yg telah menjadi orang tua atau calon orang tua. Dalam kisahnya beliau menceritakan putri kesayangannya yg cantik dan dibanggakan, namun entah mengapa sang putri pergi secara tiba² meninggalkan orang tua yg menyayanginya?? Awalnya sang putri beralasan ada kepentingan pesantren yg di adakan pihak kampus, singkat cerita si bpk ini beserta istrinya hendak menengok sekaligus mengecek administrasi uang kuliah. Tak disangka ternyata sudah 2 semester sang putri tidak pernah kuliah, bahkan acara pesantren kampus inipun adalah akal²an sang anak yg disayanginya itu pergi entah kemana. Fiuuuuhhhh&#8230;. *berat melanjutkan <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Selidik punya selidik dengan sedikit mengingat beberapa kejadian sebelum ia pergi, akhirnya disimpulkan bahwa sang gadis pergi ke Makassar untuk menyusul kekasih tercintanya. Kesimpulan itu juga didasarkan dengan beberapa sms ke keluarga dan orang² yg menyayanginya. Demi seorang lelaki/pacar yg tidak jelas ketulusannya, tidak jelas tanggung jawabnya ia rela mengorbankan kasih sayang orang tua yg menyayanginya. Na&#8217;udzubillah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Keuda orang tuanya  sangat terpukul, dengan cucuran air mata beliau menceritakan ini smua.  Meskipun saya bukan pada posisi sang bapak, tapi saya cukup merasakan kepedihannya. Saya hanya bisa istighfar dan menahan nafas karena suatu ketegangan dalam cerita ini. Orang tua mana yg tidak terpukul ketika putri kesayangannya telah <em>mendurhakainya, membohonginya, dan mengecewakan kepercayaan yg telah diberikannya????</em> Apalagi ini semata-mata demi seorang pria yg belum tentu menyayanginya dengan tulus, apalagi sayang terhadap orang tuanya. Tapi inti dari permasalahan ini adalah orang tuanya tidak pernah membayangkan sedikitpun dengan kenekatan putrinya ini. Sesak rasanya saya yg mendengar kisah ini, apalagi bapak &amp; ibunya.  Saya hanya bisa menenangkan kegundahan hati sang bapak, hanya bisa menguatkan dan untuk tetap positif thinking dengan masalah ini.  Karena suatu saat  nanti sang anak akan menyadari semua kesalahannya, mau tidak mau dia akan merasakan akibat dari ulahnya yg penuh hawa nafsu.  Tragis, seorang gadis kecil yg cantik seperti bidadari namun hatinya dipenuhi hawa nafsu syaitan&#8230; astaghfirulloh&#8230;.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Pelajaran yg bisa kita ambil adalah ;</em><br />
Tidak salah ketika orang tua memberikan kebebasan kepada anak selama bisa dipertanggung jawabkan, namun pengawasan orang tua tetap harus dilakukan sebagai kontrol.<br />
Memanjakan anak secara berlebihan juga tidak baik untuk perkembangan mental si anak, sebaiknya lakukan secara proporsional dan mendidik.<br />
Dan yg terpenting bahwa sejatinya setiap masalah yg datang adalah membawa kebaikan bagi yg menyadarinya, krn dengan kejadian ini orang tua akhirnya tau kebenaran yg sesungguhnya tentang putri terkasihnya itu.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Semoga Bapak &amp; Ibunya diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini, karena Tuhan tidak pernah salah memberikan ujian kepada umat-Nya. Dan sang putri bisa menyadari serta kembali ke jalan yg di ridhoi orang tuanya, karena ridho orang tua adalah ridho Allah. .</p>
<h1 style="text-align: justify;">
آمِيّنْ.. آمِيّنْ.. يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن..آللّهُمَ آمِيـّن</h1>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/bidadari-berhati-tengil/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/bidadari-berhati-tengil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panas</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/panas/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/panas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 08:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[angan]]></category>
		<category><![CDATA[gejolak]]></category>
		<category><![CDATA[gelombang]]></category>
		<category><![CDATA[panas]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[tak selamanya]]></category>
		<category><![CDATA[tentang cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1551</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai dengan judulnya memang akhir² ini suhu tempat dimana saya tinggal Bandung bener² cukup panas kala siang hari, dan spertinya suasana hati juga ikutan menjadi panas. Tapi sebenarnya sih ga ada hubungannya antara cuaca yg terik dengan hati yg sedang dilanda gelombang panas. Ini hanya sebuah celoteh ga penting di awal February 2012, salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="source : citydirectory.co.id" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTgHQIfSGOT2AAihEJ-84dGUfYx6RJFGPXOo4xL8ambpt45ep6z" alt="" width="274" height="184" />Sesuai dengan judulnya memang akhir² ini suhu tempat dimana saya tinggal <del>Bandung</del> bener² cukup panas kala siang hari, dan spertinya suasana hati juga ikutan menjadi panas. Tapi sebenarnya sih ga ada hubungannya antara cuaca yg terik dengan hati yg sedang dilanda gelombang panas. Ini hanya sebuah celoteh ga penting di awal February 2012, salah satu gambaran sedang ada gejolak dalam masa transisi kehidupan hati saya *halahh.. Tapi inilah hidup, tak selamanya apa yg kita harapkan dapat terwujud seperti angan². Suka tidak suka kita musti menerima kenyataannya, meski awalnya sulit tapi saya yakin dengan seiring berjalannya waktu semua dapat terkendali.<span id="more-1551"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan bicara tentang cinta, apalagi bicara tentang rindu smuanya salah. Ada bagian yg terlupakan ketika saya harus membuat keputusan dalam bersikap entah itu tindakan maupun lisan, mungkin karena gejolak yg sedang terjadi membuat saya sedikit tergelincir dari prinsip yg saya pegang selama ini. Huufffhhhh&#8230; mungkin penyesalanpun tiada guna saat ini, memutar waktu untuk memperbaiki juga satu hil yg mustahal. Inilah awal dari panasnya suhu hati saya akhir² ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kini saya harus bangkit untuk memperbaiki kesalahan² itu, mendinginkan hati yg sedang panas dengan tetesan² keyakinan. Saya meyakini apapun hasil yg saya raih pada akhirnya adalah memang yg terbaik.</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/panas/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/panas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menutup 2011 dengan keikhlasan</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/menutup-2011-dengan-keikhlasan/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/menutup-2011-dengan-keikhlasan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 14:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[happy new year]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[new year]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1543</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2011 baru saja kita lewati, tentu banyak kisah suka maupun duka selama 1 tahun yg masih melekat dalam ingatan kita.  Tapi semua itu tidak lantas membuat kita masih tetap terpuruk dengan kesedihan atau merasa puas dengan keberhasilan yg telah di capai.  Karena selama nafas masih di hembuskan dari raga kita itu artinya hidup masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="source : shutterstock.com" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRwKzOtvmvdXwF7f-W9H3QRvhURdEmbN0QW1vrJLq-rCkEFomPZ" alt="" width="183" height="177" />Tahun 2011 baru saja kita lewati, tentu banyak kisah suka maupun duka selama 1 tahun yg masih melekat dalam ingatan kita.  Tapi semua itu tidak lantas membuat kita masih tetap terpuruk dengan kesedihan atau merasa puas dengan keberhasilan yg telah di capai.  Karena selama nafas masih di hembuskan dari raga kita itu artinya hidup masih terus berjalan, masih banyak kisah yg harus kita lalui.  Pun demikian dengan saya, meski banyak impian yg belum terealisasi tak lantas membuat saya kecewa.  <em>Karena saya yakin Tuhan tidak pernah salah memberikan yg saya butuhkan</em>, dan saya menutup tahun 2011 dengan<span id="more-1543"></span> keikhlasan apapun hasilnya yg telah <em>saya raih dan saya alami selama ini</em>.  Saya tetap optimis menyongsong tahun 2012 dan tahun² berikutnya, serta tidak akan pernah menyerah untuk meraih mimpi-mimpi itu <em>*InsyaAllah</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya untuk berubah menjadi lebih baik dan membuat resolusi pada diri kita tidak harus menunggu tahun baru, tapi lakukan itu di setiap saat.   Karena berakhirnya periode 1 tahun hanya sebagai tolok ukur seberapa jauh keberhasilan kita di bandingkan dengan tahun² sebelumnya.  Kita hidup bukan untuk masa lalu, tapi untuk hari ini, esok dan seterusnya.  Semoga tahun 2012 ini menjadi awal keberhasilan kita yg tertunda..amin</p>
<p style="text-align: justify;">Happy new year sob..!!</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/menutup-2011-dengan-keikhlasan/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/menutup-2011-dengan-keikhlasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panggung Siti Nurbaya</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/panggung-siti-nurbaya/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/panggung-siti-nurbaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 03:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[jaman]]></category>
		<category><![CDATA[kasih tak sampai]]></category>
		<category><![CDATA[kasta]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[orang miskin]]></category>
		<category><![CDATA[sandiwara]]></category>
		<category><![CDATA[siti nurbaya]]></category>
		<category><![CDATA[sje\\kenario]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1521</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya tulisan saya kali ini judulnya cukup aneh dan kurang begitu wajar?  Yeah ceritanya memang tak wajar dan tragis menurut saya, karena itulah saya menuliskan judul ini.  Seperti biasa tulisan kali ini juga masih tetap terinspirasi dari seorang sahabat saya yg datang bercerita mengisahkan kegundahan hatinya karena &#8220;Kasih yg tak sampai&#8221;. Mungkin kisah itu terlalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://4.bp.blogspot.com/-fECWY8e6mQ4/TneVLfPVfMI/AAAAAAAAAk0/GkDrNL_19v8/s1600/kasih+tak+sampai.jpg" alt="" width="107" height="78" />Sepertinya tulisan saya kali ini judulnya cukup aneh dan kurang begitu wajar?  Yeah ceritanya memang tak wajar dan tragis menurut saya, karena itulah saya menuliskan judul ini.  Seperti biasa tulisan kali ini juga masih tetap terinspirasi dari seorang sahabat saya yg datang bercerita mengisahkan kegundahan hatinya karena <em>&#8220;Kasih yg tak sampai&#8221;</em>.<span id="more-1521"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin kisah itu terlalu rumit untuk di mengerti dan sudah banyak terjadi di sekitar kita, bahkan dari jaman dulu hingga sekarang masih saja ada yg namanya perjodohan.  Mulai dari perbedaan kasta, pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya.  Seperti halnya dengan kisah sahabat saya ini, ia telah menjalin hubungan dengan sang pujaan hati selama 9th demi sebuah mimpi untuk berumah tangga bersamanya.  Tapi perjalanan itu tidak semulus yg di bayangkan, karena perbedaan yg bersifat duniawi membuat mereka berdua harus melupakan semua mimpi²nya yg di rajut selama ini.  Sang orang tua wanita tidak menerima sahabat saya ini karena pendidikannya hanya sebatas SMA dan dibesarkan oleh ibunya yg janda dari keluarga sederhana, sementara sang wanita sorang sarjana dari keluarga yg cukup berada <del>nan angkuh</del>.  Dari perbedaan itulah orang tuanya hendak menjodohkan putrinya dengan rekan kerja ayahnya, yg sama² memiliki background duniawi yg tak jauh berbeda.  Sebenarnya orang tua dari sang wanita memberi kesempatan utk sahabat saya ini membuktikan jika ia bisa merubah keadaan, namun ia terlalu pesimis karena kesempatan itu hanya sebuah skenario untuk semakin menyudutkan sahabat saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya cukup memaklumi maksud dari orang tua sang wanita, ingin memberikan yg terbaik bagi putrinya hingga terjadilah perjodohan ini.  Namun yg tidak di sadari oleh orang tua yg gila kehormatan adalah kebahagiaan anak telah di renggut dengan cara <strong>menjual</strong> putrinya secara halus dengan bungkus perjodohan bak Siti Nurbaya.  Semata-mata demi kehormatannya di depan orang² yg munafik, mungkin juga karena satu alasan agar harta kekayaannya tidak jatuh ke tangan orang miskin.  Tragis..! orang tuanya yg berpendidikan S3 namun pola pikirnya hanya sebatas itu, terkesan seperti tidak memiliki hati karena kebahagiaan anak telah di korbankan demi alasan yg sangat sangat tidak bijaksana.. na&#8217;udzubillah</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kisah itulah yg membuat hati saya ikut terbawa kesedihan sahabat saya, rasanya tidak adil bagi kita yg hidup tidak seberuntung mereka.  Impian yg di rajut selama ini di renggut begitu saja dengan cara yg kerdil, tapi saya percaya bahwa jodoh, maut dan rizqy di tangan Tuhan Yang Maha Kuasa.  Kita manusia hanya bisa berencana, namun yg menentukan adalah Tuhan.  Semoga sahabat saya bisa tetap sabar dan kuat utk mengambil hikmah dari kisahnya amien&#8230;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/panggung-siti-nurbaya/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/panggung-siti-nurbaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup kita untuk apa?</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/hidup-kita-untuk-apa/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/hidup-kita-untuk-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 02:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[beban]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[wanita cantik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1515</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hidup kita untuk apa?&#8221; Yah, satu pertanyaan yg simpel tapi mungkin tidak semua orang memiliki jawabannya.  Secara tidak sadar terkadang kita terbelenggu oleh kehidupan yg kita jalani, sampai pada akhirnya kita tidak tau untuk siapa kita hidup?  Hidup ini tidak selamanya datar/lurus/lapang, terkadang di atas, juga terkadang berada di bawah seperti layaknya perputaran roda.  Mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 124px"><img src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTYRlB0XcxY-hu33pP2-wPysJ1zzq7b4khOoraV3xTwuZ6zg4CR" alt="" width="114" height="152" /><p class="wp-caption-text">sumber : keajaiban-band.blogspot.com</p></div>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hidup kita untuk apa?&#8221;</em> Yah, satu pertanyaan yg simpel tapi mungkin tidak semua orang memiliki jawabannya.  Secara tidak sadar terkadang kita terbelenggu oleh kehidupan yg kita jalani, sampai pada akhirnya kita tidak tau untuk siapa kita hidup?  Hidup ini tidak selamanya datar/lurus/lapang, terkadang di atas, juga terkadang berada di bawah seperti layaknya perputaran roda.  Mau tidak mau &#8211; suka tidak suka kita harus menjalani itu, karena semuanya adalah proses kita menuju pendewasaan dan bijak untuk selalu mensyukuri apa yg telah kita hadapi.<span id="more-1515"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kita ambil contoh, seorang pria tampan/wanita cantik rupawan yg biasanya selalu di kelilingi orang² yg berharap bisa mendampinginya, namun dalam satu ketika keadaan itu berbalik arah tak ada satupun orang yg mendampinginya.  Lantas Ia merasa semua ini menjadi beban kehidupannya, justru bukan menjadi bahan intropeksi bagi dirinya.  Contoh lain seorang kaya raya yg tiba² menjadi jatuh miskin, seorang pejabat yg tiba² menjadi orang biasa, dll.  Pertanyaaannya adalah, apakah hidup kita semata-mata untuk memikirkan seorang pasangan/harta/jabatannya yg telah hilang dari kehidupannya?</p>
<p style="text-align: justify;">Kita masih punya Tuhan, karena Dia Maha segala-galanya untuk umat yg selalu ingin <em>&#8220;campur tangan&#8221;</em>-Nya atas kehidupan kita yg terbaik.  Karena Tuhan tidak pernah membebani kita dengan permasalahan yg tidak ada jalan keluarnya, lantas mengapa kita harus membebani hidup kita sendiri dengan berbagai permasalahan yg sedang kita hadapi?  Masih banyak hal yg harus kita kerjakan, masih banyak hal penting yang harus kita fikirkan dan masih banyak lagi hal² yg bisa membuat kita bahagia&#8230; <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui, hanya terinspirasi dari seorang sahabat yg tidak punya pacar, tidak punya mobil, dan tidak dapat mewujudkan impian²nya namun hal ini di jadikan beban bagi hidupnya&#8230;. <em>*jadi tetaplah bersyukur, berdoa dan selalu berusaha <del>karena keajaiban tidak selalu datang dengan sendirinya</del></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>- Happy weekend </strong>-</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/hidup-kita-untuk-apa/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/hidup-kita-untuk-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Ari Hanggara</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/bukan-ari-hanggara/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/bukan-ari-hanggara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 09:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[belia]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[lulus]]></category>
		<category><![CDATA[mencari pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[usia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1504</guid>
		<description><![CDATA[Ia terlahir dari keluarga yg sederhana, di sebuah desa terpencil yg terletak di jawa tengah.  Entah apa sebabnya ia tidak pernah mengenal sosok figur seorang ayah hingga ia dewasa.  Tidak mudah baginya untuk menjalani hidup ini, dari kecil hidup terpisah dengan ibunya yg bekerja untuk menghidupi kedua anaknya.  Hidup di antara keluarga besarnya yg kurang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRoeU7_JHBFOcLLnI60lDnfUtoG_ySBF1rf_1wweZznnGImUt1Bfw" alt="" width="162" height="121" />Ia terlahir dari keluarga yg sederhana, di sebuah desa terpencil yg terletak di jawa tengah.  Entah apa sebabnya ia tidak pernah mengenal sosok figur seorang ayah hingga ia dewasa.  Tidak mudah baginya untuk menjalani hidup ini, dari kecil hidup terpisah dengan ibunya yg bekerja untuk menghidupi kedua anaknya.  Hidup di antara keluarga besarnya yg kurang memberikan kasih sayang terhadapnya hingga ia harus belajar menerima keadaan yg semestinya tidak ia terima.  Kemandiriannya membuat ia dewasa lebih awal, di usianya saat itu seharusnya ia menikmati masa-masa bermain dengan temannya.  Tapi tidak bagi dia, hidup bersama saudaranya (read ; bibi &amp; paman) bukan berarti dia bebas melakukan apapun.  Di usia sekolah dasar, ia harus bantu-bantu setelah pulang sekolah, sementara anak bibinya bebas bermain.  Menimba air untuk keperluan rumah, membantu ke ladang untuk sekedar mendapatkan jatah makan, dan hal-hal lain demi menghindari cacian dan makian dari mereka.  Hati kecil merasa iri dengan anak seusianya yg asik bermain di pekarangan samping rumah, tapi apa daya ia tidak memiliki keberanian untuk bermain.<span id="more-1504"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di usia 10 tahun, setiap cacian dan makian yg ia terima tak membuatnya meneteskan air mata di depan mereka.  ia menahan sekuat tenaga untuk tidak menangis meskipun hatinya sakit, ia memiliki tempat sendiri untuk menumpahkan rasa itu.  yahh..sebuah jembatan kecil di tengah hamparan sawah adalah tempatnya menumpahkan rasa sakit itu.  Teriak, menangis dan bicara sendiri menyesali keadaan yg ia terima.  Ia merasa apapun yg di lakukannya selalu salah, dan tak ada satupun orang yg membelanya.  Tragis, di usia belia ia harus menggung tekanan demi tekanan dari keluarganya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lulus SD ia tidak melanjutkan sekolah, berangkat ke Ibu kota untuk mencari pekerjaan bersama temannya.  Terdamparlah di saudaranya yg seorang kontraktor, berniat ikut kerja meskipun sbg kuli bangunan dengan gaji saat itu (th 1996) Rp 3.500/hari.  Singkat cerita ia tinggal bersama saudaranya itu, namun cacian tetap ia dapatkan.   Sampai pada puncaknya di malam tahun baru 1997 ia merasa sudah cukup tersiksa dengan perlakuan saudaranya, ia memutuskan pergi dan tidak bekerja lagi. Kembali ke kampung halaman dengan harapan untuk melanjutkan sekolah menengah atas dengan bekal pas-pasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menginjak SMA, ia memilih keluar dari rumah itu dan memutuskan memperdalam agama di sebuah pondok pesantren.  Ketenangan jiwa ia dapatkan, ilmu agama ia raih meski tidak seberapa.  Paling tidak untuk bekal hidup di masa yg akan datang.  Sambil sekolah ia jalani hari demi hari di pesantren itu, dengan bekal pas-pasan ia tetap berusaha bertahan meski hanya makan dengan nasi putih, kerupuk dan saus setiap harinya.  Hanya hari selasa ia dapat menikmati nasi dan sayur ludeh pemberian dari pengurus pesantren itu.  Akhirnya keberuntungan ia raih, semasa kelas 2 &amp; 3 SMA ia mendapat beasiswa.  Setidaknya itu membantu mengurangi bebannya sehari-hari.  Sampai ia lulus masih mendapat beasiswa di salah satu perguruan tinggi, namun ia memilih untuk hijrah ke kota besar dengan membawa sejuta harapan untuk meraih mimpi-mimpinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setibanya di kota tujuan, kehidupan baru mulai ia jalani dengan lingkungan dan orang-orang baru.  Lika-liku perjuangannya tidak semudah yg ia bayangkan, keluar masuk kerja demi melanjutkan kuliah.  Dengan menjadi pengamen, sales sebuah produk sampai menjadi kernet sebuah bus pernah dirasakannya.  Tapi keadaan tetap membuatnya tak bisa melanjutkan kuliah, banyak pertimbangan yg harus ia fikirkan dan memutuskan menunda/tidak melanjutkan kuliah.  Sampai pada akhirnya satu ketika dia berjumpa dengan seorang gadis dari keluarga berada, keduanya saling jatuh hati dan mengikrarkan sebuah hubungan yg serius.  namun keberuntungan tetap tidak menaunginya, keluarga si gadis menolak dengan berbagai alasan.  Tapi keduanya tidak menyerah begitu saja, meski usia hubungannya tahun 2011 ini sudah menginjak tahun ke 8.  Harapannya masih besar untuk dapat mewujudkan impian-impiannya salah satunya dengan si gadis.</p>
<p style="text-align: justify;">Cerita ini terinspirasi dari pengakuan seorang sahabat yg tidak ingin di sebutkan namanya, jika ada kesamaan cerita itu tidak ada unsur kesengajaan.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Semoga dari perjalanannya memberikan inspirasi bagi kita, untuk tetap bersyukur dengan keadaan yg kita terima.  Karena dalam masa kesusahan, yakinlah bahwa itu akan indah pada akhirnya&#8230;amin</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/bukan-ari-hanggara/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/bukan-ari-hanggara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silaturrahmi Yang Tertunda</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/silaturrahmi-yang-tertunda/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/silaturrahmi-yang-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 15:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[IBSN]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogwalking]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[silaturrahmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1496</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya pribadi ingin mengucapkan &#8221; Marhaban Yaa Ramadham&#8221; selamat menunaikan ibadah shaum bagi para sahabat² blogger yg menjalankannya.  Meski terlambat tapi ini tulus saya sampaikan dari pada tidak sama sekali #halah Tulisan kali ini saya tidak ingin membahas tentang negara yg sedang kisruh masalah korupsi, manipulasi maupun politisasi , saya hanya ingin bercerita tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://s3.amazonaws.com/twitpic/photos/large/350716721.jpg?AWSAccessKeyId=AKIAJF3XCCKACR3QDMOA&amp;Expires=1312558465&amp;Signature=3xFbuvIKPvwxgssRa3xUN0Z4vU0%3D"><img class="aligncenter" title="Odie-dCamz-Cantigi" src="http://s3.amazonaws.com/twitpic/photos/large/350716721.jpg?AWSAccessKeyId=AKIAJF3XCCKACR3QDMOA&amp;Expires=1312558465&amp;Signature=3xFbuvIKPvwxgssRa3xUN0Z4vU0%3D" alt="" width="281" height="221" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebelumnya saya pribadi ingin mengucapkan &#8221; Marhaban Yaa Ramadham&#8221; selamat menunaikan ibadah shaum bagi para sahabat² blogger yg menjalankannya.  Meski terlambat tapi ini tulus saya sampaikan dari pada tidak sama sekali #halah</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan kali ini saya tidak ingin membahas tentang negara yg sedang kisruh masalah korupsi, manipulasi maupun politisasi <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  , saya hanya ingin bercerita tentang pengalaman kumpul bareng dedengkotnya IBSN beberapa waktu yang lalu.  Mungkin dari beberapa sahabat ada yg tidak tau IBSN?  Yah sedikit cerita, <a href="http://ibsn.web.id">IBSN</a> adalah (Indonesian&#8217;s Beutiful Sharing Network) wadah para blogger di negeri ini yg memiliki slogan <em><strong>&#8220;Berbagi Tak Pernah Rugi&#8221;</strong></em>.  Meski kini sudah tidak exist lagi karena para adminnya yg memiliki kesibukan masing² di dunia nyata namun ikatan maupun silaturrahmi kita tetap terjaga dengan baik.  Mungkin kebersamaan kita dalam membangun dan memperjuangkan berdirinya IBSN yg membuat kita memiliki ikatan sangat kuat.<span id="more-1496"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dan berberapa waktu yg lalu tepatnya 1 minggu sebelum ramadhan kami bertiga dapat bersilaturrahmi, yakni <a href="http://seorangodie.co.cc">Odie</a>, <a href="http://cantigi.wordpress.com/">Cantigi</a> dan saya sendiri.  Meskipun beberapa IBSNers sudah di undang untuk bergabung seperti <a href="http://www.berandahati.com/">Bunda Lyna</a>, tapi sayang mereka tidak dapat bergabung.  Termasuk <a href="http://hmc.web.id/">pak Heri</a> dan Mbak Irtif karena sedang terbaring sakit, semoga mereka diberi kekuatan dan kesehatan agar dapat kembali beribadah dan menjalani aktifitas seperti sedia kala amiinnn&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang tidak ada kegiatan istimewa yg kami lakukan, tapi kami hanya berkenalan lebih dekat seperti layaknya kopdar bagi orang² yg bertemu di dunia maya.  Kebetulan <a href="http://blogodie.wordpress.com/about/">Odie</a> datang dari Pontianak, jadi kita hanya mengunjungi beberapa tempat di Bandung dan sekitarnya yg menurut mereka disana tidak dapat ditemui hehehehe&#8230; *kesian banget sih <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Walopun kebersamaan kami hanya sesaat, tapi itu cukuplah untuk mengobati keinginan kita saat masih aktif di IBSN untuk mengadakan <em>&#8220;IBSN Gathering&#8221;</em> namun sayang tidak pernah terealisasi karena beberapa kendala yg di hadapi.  Mudah²an silaturrahmi ini dapat membuat kita bisa kembali aktif menjadi blogger <del>sejati</del> yg konsisten updete tulisan, blogwalking dg komeng² spam seperti pertamax-keduax-ketigax hehehehe&#8230;*duhhh jadi kangen <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':sad:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ayo bro dan sist yg udah menjauh dari perbloggeran untuk kembali aktif, biar saya jadi semangat lagi hehehehe..</p>
<p style="text-align: justify;">Buat para IBSNers bantu kami [read, ISBN] hidup kembali&#8230;</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/silaturrahmi-yang-tertunda/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/silaturrahmi-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gregetan</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/gregetan/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/gregetan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 16:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didien™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[buron]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1491</guid>
		<description><![CDATA[Waduh..ternyata sudah lama sekali saya ga nulis hal yg ga penting di blog ini, mungkin terlalu terlena dengan dunia nyata saya yg begitu menyita waktu sehingga terkesan melupakan begitu saja.  Padahal hati kecil begitu ingin sekali bisa kembali seperti dulu dimana saya bisa bersilaturrahmi dengan para blogger handal di negri ini, namun apalah daya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="source : muhammadaanxfarhan.wp.com" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSKSh06WRiGrHhZ6acVZPwGl4RVD_zewOvz03GRXU-VXlrVEJ2-qKS22DE" alt="" width="120" height="162" /></p>
<p style="text-align: justify;">Waduh..ternyata sudah lama sekali saya ga nulis hal yg ga penting di blog ini, mungkin terlalu terlena dengan dunia nyata saya yg begitu menyita waktu sehingga terkesan melupakan begitu saja.  Padahal hati kecil begitu ingin sekali bisa kembali seperti dulu dimana saya bisa bersilaturrahmi dengan para blogger handal di negri ini, namun apalah daya dengan keterbatasan waktu yg saya miliki membuat semuanya menjadi sedikit terkendala.  Tentulah kesempatan kali ini tidak akan saya sia-siakan begitu saja, mumpung ada kesempatan untuk nulis. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-1491"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sesuai dengan judulnya &#8220;Gregetan&#8221;, kali ini saya ingin menulis tentang perasaan saya yg sangat Greget dengan lika liku negri tetangga.  Tidak seperti negri saya tercinta Indonesia, kaya raya dengan sumber daya alamnya dan sumber daya manusianya.  Para pemimpin yg memiliki jiwa dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran serta memberikan contoh baik bagi rakyatnya.  Berbeda dengan negeri tetangga saya yg lebih kaya raya, penduduknya yg melebihi angka 250juta jiwa, dan para pemimpin/elit politiknya yg nyeleneh.  Tidak hanya itu saja, disana juga terdapat byk mafia yg berkeliaran.  Mulai dari mafia pajak, mafia hukum, mafia lapas, dan mafia² lainnya yg tidak terekspos media.  Belum lagi selain musim lebaran haji dan musim panen, disana juga ada tambahn musim lain seperti musim korupsi, musim kabur keluar negeri karena buron, musim sakit dan musim amnesia akut ketika di tetapkan jadi tersangka. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Betapa menggelikan dan memalukannya negeri tetangga kita bukan?  Berbahagialah kita yg hidup di negeri tercinta Indonesia, hal² semacam itu &#8220;tidak pernah&#8221; terjadi di negri ini.  Aparat hukumnya yg anti suap baik hakim maupun Polisi, semua bisa bekerjasama menumpas dan membersihkan para penjahat berdasi yg merampok uang rakyat dan menyakiti hati rakyat Indonesia&#8230; dan tidak lama kemudian saya terbangun dari mimpi itu, ternyata ini semua hanya hayalan..halah sakit.. Ya sudah kalo memang begitu saya akan melanjutkan mimpi ini kembali&#8230; <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Happy blogging</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/gregetan/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/gregetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

