PSSI, Prestasi yang Tak Kunjung Datang

Posted on January 16th, 2010 in Blog , , , , , , , , , , ,

Melihat performa punggawa Timnas terakhir saat melawan OMAN dengan skor akhir 2-1 untuk tim Oman tentu yang ada di benak kita adalah sebuah kekecewaan.  Namun tidak mungkin kita harus menyalahkan pemain semata.  Faktor kegagalan demi kegagalan permainan timnas baik senior ato juniornya tidak terlepas dari pembinaan dan gaya persepak bolaan dari dalam negeri sendiri.   Lihat saja wasit dalam memimpin pertandingan liga super maupun  divisi di bawahnya juga sangat mempengaruhi gaya permainan timnas, sangat tidak adil bila kegagalan ini hanya di tujukan kepada para pemain yang sudah berjuang sekuat tenaga demi kehormatan bangsa.  Mungkin anda sependapat dengan saya akan hal ini.

Bila mana para petinggi PSSI mau interospeksi diri, juga melakukan evaluasi terhadap jalannya kompetisi dalam negeri baik dari sisi aturan dan kepemimpinan wasit.  Terlebih masalah wasit, mengapa saya cenderung menyoroti wasit? Itu karena wasit merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi sifat ato mental bertanding dari para pemain ato club tersebut.  Sering kita jumpai dalam pertandingan liga di Indonesia, ketegasan wasit dalam menindak sebuah pelanggaran terkesan ragu.  Yang seharusnya layak mendapatkan kartu justru luput dari hukuman itu, dan sebaliknya ketika pelanggaran itu masih bisa di tolerir malah wasit tidak segan mengeluarkan kartu.  Kita tahukeputusxan yang kontroversi itu dapat memicu terjadinya kekerasan dalam suatu pertandingan seperti ribut antar pemain dan kekerasan di luar lapangan seperti terjadinya aksi pelemparan benda-benda ke dalam lapangan.  Ini tidak bisa di biarkan berlarut-larut, karena ini adalah merupakan dasar yang membentuk mental para pemain dan supporter.  Paling tidak ketegasan wasit akan membuat para pemain lebih berhati-hati dan tidak melakukakan permainan yang kasar.

Kalo sudah seperti ini, bagaimana kita dapat melihat Garuda mengepakkan sayapnya di ajang sepakbola..?? Yang ada malah rasa pesimis selalu datang ketika permainan belum di mulai.  Ironisnya kegagalan timnas kemaren menjadi sebuah polemik antara Ketum PSSI dengan para pemain seperti  yang terjadi sekarang ini.  Tapi saya yakin suatu saat nanti Timnas kita dapat berbicara di pentas dunia bila setiap elemen yang ada di tubuh PSSI mau lebih memperhatikan kinerja menagemennya dan kewasitannya agar lebih dewasa dan kompeten amin…

[ad#co-1]

Share and Enjoy:
  • Print
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Live
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • RSS
  • Technorati
  • Twitter
Published by didin

10 Responses to “PSSI, Prestasi yang Tak Kunjung Datang”

  1. ok Says:

    jadi inget masa2 kejayaan atlit indonesia…mmmm….
    .-= ok´s last blog ..semangkuk =-.

  2. annosmile Says:

    kapan masa kejayaan atlit indonesia terulang??? [-(
    .-= annosmile´s last blog ..Pemandian Air Panas Kalianget, Kalibening =-.

  3. hanif IM Says:

    wah, jadi miris kalau dibahas, memang demikian pesebak bola Indonesia, mungkin bukan cuma di sini, di negara lain, fans holic juga sering berbuat onar, namun tidak terekspos media begitu kuat, yah, semoga saja menjadi lebih baik lagi.;)
    .-= hanif IM´s last blog ..Web Domain Paling Berbahaya =-.

  4. andif Says:

    tetap semangat PSSI
    salam,
    .-= andif´s last blog ..Weekend =-.

  5. sawali tuhusetya Says:

    saya ndak habis pikir, ada apa dengan PSSI. dana dicukupi. training ke luar negeri juga sudah sampai bosan. tapi kenapa dengan myanmar saja bisa keok. doh, makin ndak jelas visi kaum elite di pssi dalam membawa garuda sepak bola ke masa depan.
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Menikmati Panggung “Pluralisme” Gaya Kyai Kanjeng =-.

  6. KangBoed Says:

    PSSI keok maning keok maning :( (:((:((
    .-= KangBoed´s last blog ..Hidup Manunggaling Kawulo Gusti =-.

  7. KangBoed Says:

    ssss… lagi melamun membayangkan PSSI menang melawan PERSIB BANDUNG
    .-= KangBoed´s last blog ..Mbah Gendeng, Zikrullah dan Alam Semesta Bergetar !!!.. =-.

  8. bukan facebook Says:

    satu hal yang gak bisa ditawar sih ya memang musti ganti ketum… :-w
    .-= bukan facebook´s last blog ..Wanita paling cantik akhirnya ditemukan! =-.

  9. Mas Ben Says:

    Kita panggil aja Mbah Guus Hidink untuk melatih timnas kita. Kan beliau sudah kampiun menjadikan sebuah tim menjadi unggulan dan digdaya.
    Nah kalau setelah dibesut sama Guus masih tetep kalahan, berarti memang takdirnya Indonesia ndak boleh berandai-andai punya timnas jagoan hehehe

    Mas Ben:d/

  10. aldy Says:

    itu karna punggawa2 di PSSI kurang memiliki strategi yang jitu kwkwkwkwkwkwwk……

Leave a Comment

Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com logo ibsn 1 Blog Ads