<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dcamz&#187; Universal site for technology and lifestyle</title>
	<atom:link href="http://www.dcamz.web.id/tag/garuda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dcamz.web.id</link>
	<description>&#34;Tidak ada hal hebat yang tercipta dalam sekejap.&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 06:25:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>PSSI, Prestasi yang Tak Kunjung Datang</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/pssi-prestasi-yang-tak-kunjung-datang/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/pssi-prestasi-yang-tak-kunjung-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 10:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[garuda di dadaku]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[liga indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[liga super indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[polemik]]></category>
		<category><![CDATA[pssi]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[wasit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1282</guid>
		<description><![CDATA[Melihat performa punggawa Timnas terakhir saat melawan OMAN dengan skor akhir 2-1 untuk tim Oman tentu yang ada di benak kita adalah sebuah kekecewaan.  Namun tidak mungkin kita harus menyalahkan pemain semata.  Faktor kegagalan demi kegagalan permainan timnas baik senior ato juniornya tidak terlepas dari pembinaan dan gaya persepak bolaan dari dalam negeri sendiri.   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:5Ru4IwN92xmEXM:http://bola.okezone.com/images-data/content/2008/08/30/51/141249/HX7tzn4Iw2.JPG" alt="" width="148" height="124" />Melihat performa punggawa Timnas terakhir saat melawan OMAN dengan skor akhir 2-1 untuk tim Oman tentu yang ada di benak kita adalah sebuah kekecewaan.  Namun tidak mungkin kita harus menyalahkan pemain semata.  Faktor kegagalan demi kegagalan permainan timnas baik senior ato juniornya tidak terlepas dari pembinaan dan gaya persepak bolaan dari dalam negeri sendiri.   Lihat saja wasit dalam memimpin pertandingan liga super maupun  divisi di bawahnya juga sangat mempengaruhi gaya permainan timnas, sangat tidak adil bila kegagalan ini hanya di tujukan kepada para pemain yang sudah berjuang sekuat tenaga demi kehormatan bangsa.  Mungkin anda sependapat dengan saya akan hal ini.<span id="more-1282"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bila mana para petinggi PSSI mau interospeksi diri, juga melakukan evaluasi terhadap jalannya kompetisi dalam negeri baik dari sisi aturan dan kepemimpinan wasit.  Terlebih masalah wasit, mengapa saya cenderung menyoroti wasit? Itu karena wasit merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi sifat ato mental bertanding dari para pemain ato club tersebut.  Sering kita jumpai dalam pertandingan liga di Indonesia, ketegasan wasit dalam menindak sebuah pelanggaran terkesan ragu.  Yang seharusnya layak mendapatkan kartu justru luput dari hukuman itu, dan sebaliknya ketika pelanggaran itu masih bisa di tolerir malah wasit tidak segan mengeluarkan kartu.  Kita tahukeputusxan yang kontroversi itu dapat memicu terjadinya kekerasan dalam suatu pertandingan seperti ribut antar pemain dan kekerasan di luar lapangan seperti terjadinya aksi pelemparan benda-benda ke dalam lapangan.  Ini tidak bisa di biarkan berlarut-larut, karena ini adalah merupakan dasar yang membentuk mental para pemain dan supporter.  Paling tidak ketegasan wasit akan membuat para pemain lebih berhati-hati dan tidak melakukakan permainan yang kasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalo sudah seperti ini, bagaimana kita dapat melihat Garuda mengepakkan sayapnya di ajang sepakbola..?? Yang ada malah rasa pesimis selalu datang ketika permainan belum di mulai.  Ironisnya kegagalan timnas kemaren menjadi sebuah polemik antara Ketum PSSI dengan para pemain seperti  yang terjadi sekarang ini.  Tapi saya yakin suatu saat nanti Timnas kita dapat berbicara di pentas dunia bila setiap elemen yang ada di tubuh PSSI mau lebih memperhatikan kinerja menagemennya dan kewasitannya agar lebih dewasa dan kompeten amin&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/pssi-prestasi-yang-tak-kunjung-datang/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/pssi-prestasi-yang-tak-kunjung-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jiwaku yang Sakit ??</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[sport]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren sore (17 nov &#8216; 09) ketika menyaksikan pertandingan Garuda cilik berlaga di AFC U-19 Championship, membuat jantung saya berdegup kencang.  Tegang campur bahagia melihat perjuangan mereka menaklukan tim Hongkong yg kualitasnya di atas rata² pemain Indonesia..? ahh ternyata semuanya isapan jempol belaka, buktinya garuda cilik menang dengan skor telak 4-1 untuk Indonesia. Hmmm&#8230;tapi ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://indonesiaberprestasi.web.id/wp-content/uploads/2009/09/garuda_pancasila.jpg" alt="" width="221" height="139" />Kemaren sore (17 nov &#8216; 09) ketika menyaksikan pertandingan Garuda cilik berlaga di AFC U-19 Championship, membuat jantung saya berdegup kencang.  Tegang campur bahagia melihat perjuangan mereka menaklukan tim Hongkong yg kualitasnya di atas rata² pemain Indonesia..? ahh ternyata semuanya isapan jempol belaka, buktinya garuda cilik menang dengan skor telak 4-1 untuk Indonesia. Hmmm&#8230;tapi ada yang aneh dalam jiwa saya, saat melihat pertandingan kemaren membuat saya bangga menjadi bagian bangsa Indonesia, perjuangan mereka membuat saya merinding dan haru. Namun ketika teringat dengan situasi dalam negeri khusunya tentang peradilan ato <span id="more-1119"></span>penegakkan hukum di negeri ini membuat saya ngeri dan merasa takut menjadi bagian dari bangsa ini <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  *adakah yg salah dengan saya..??*</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin aparat penegak hukum dan pemimpin negri ini harus melihat contoh semangat perjuangan Garuda Cilik bermain, menjunjung tinggi sportivitas dan pantang menyerah apapun keadaannya.  Patut di jadikan sebuah kiblat agar rakyat ini merasa bangga menjadi bagian dari bangsa indonesia.  Mereka bermain dengan skema rapih, apik dan sabar dengan tujuan yang positif serta membanggakan, sementara penengakkan hukum dan kepemimpinan negeri ini sepertinya menggunakan skema&#8230; aaarrghhhh&#8230;.menyakitkan sekali rasanya buat saya pribadi bila menelaah serentetan kejadian yang ada di pemerintahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini hanya sebuah celoteh atas kekecawaan dan perasaaan takut saya yang mendalam terhadap situasi bangsa tempat saya bernaung dan berpijak.  Sulit bagi akal sehat saya untuk menerima situasi yang terjadi saat ini, dan sampai kapan rasa bangga itu muncul kembali tehadap nilai-nilai Pancasila yang menjadi kebanggaan selama ini.  Semoga semua ini lekas berakhir dan hidup di tanah pertiwi menjadi kebahagiaan yang tak terhingga..amin ya rabb.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
