<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dcamz&#187; Universal site for technology and lifestyle</title>
	<atom:link href="http://www.dcamz.web.id/tag/hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dcamz.web.id</link>
	<description>&#34;Tidak ada hal hebat yang tercipta dalam sekejap.&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 06:25:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Arti sebuah kejujuran</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/arti-sebuah-kejujuran/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/arti-sebuah-kejujuran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 18:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[arti]]></category>
		<category><![CDATA[gayus]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[munafik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1594</guid>
		<description><![CDATA[Kejujuran&#8230;?? Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi.  Jujur jika diartikan secara baku adalah &#8220;mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran&#8221;.  Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: center;"><img class=" aligncenter" title="source : ghifiardi.com" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:IFGtqZ4ak1eBtM:http://ghifi.files.wordpress.com/2009/07/organization-chart.jpg" alt="" width="92" height="132" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kejujuran&#8230;?? Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang  biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan  seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi.  Jujur jika diartikan secara baku adalah <em>&#8220;mengakui, berkata atau  memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran&#8221;</em>.  Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika  seseorang berkata tidak <span id="more-1594"></span>sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak  mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat  dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik  atau lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kondisi ini juga lah yg sedang di alami oleh bangsa Indonesia saat ini, banyaknya kasus² yg mencuat di permukaan mulai dari kasus KPK vs POLRI, BANK Century dan terbaru kasus Gayus. Ironisnya hampir semua kasus yg terjadi melibatkan instansi POLRI dan Kejaksaan.  Ini membuat <span style="text-decoration: line-through;">para pemirsa</span> rakyat Indonesia berharap  para pelaku <em>(read; penyidik &amp; terdakwa)</em> di tuntut untuk menjunjung tinggi sebuah kejujuran dalam hal membongkar kasus yg ada.  Tapi nampaknya rasa pesimistis tetap menghantui sebagian besar rakyat negeri ini terhadap kejujuran dalam mengungkap sebuah kebenaran bagi mereka yg di beri amanah.  Semua tertuju pada sebuah kalimat &#8220;Rekayasa&#8221;, ahhh..ini mah klasikkkk&#8230;tapi paling tidak kita semua berharap kali ini benar² adanya sebuah kejujuran&#8230;.amin</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas pertanyaannya adalah apakah kita sudah jujur pada diri sendiri?  kemudian jujur terhadap orang lain? Lalu Bagaimanakah kejujuran itu  dapat dipraktekkan dalam  sehari-hari?  Jawabannya adalah ada pada diri  anda sendiri.</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/arti-sebuah-kejujuran/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/arti-sebuah-kejujuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahalnya Harga Keadilan</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/mahalnya-harga-keadilan/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/mahalnya-harga-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 06:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jaksa ester]]></category>
		<category><![CDATA[nenek minah]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri 1 buah semangka]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri 3 biji kakao]]></category>
		<category><![CDATA[penegakkan hukum]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan barang bukti]]></category>
		<category><![CDATA[perikemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[prita]]></category>
		<category><![CDATA[rs omni]]></category>
		<category><![CDATA[vonis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1168</guid>
		<description><![CDATA[Bingung mo nulis tentang apa? tapi sepertinya tema keadilan cukup menarik untuk di angkat.  Walo sebagian dari kita ada yang bosan, malas ato jengkel dengan penegakkan hukum demi sebuah keadilan.  Ironisnya ada juga beberapa di antara kita yang apatis terhadap gejolak negeri ini .  Yaahhh..kita memang tidak bisa menyalahkan mereka² yang terlalu lelah dengan situasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><a href="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2009/12/hukum.jpg"><img class="size-full wp-image-1176 alignleft" title="hukum" src="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2009/12/hukum.jpg" alt="hukum" width="232" height="267" /></a>Bingung mo nulis tentang apa? tapi sepertinya tema keadilan cukup menarik untuk di angkat.  Walo sebagian dari kita ada yang bosan, malas ato jengkel dengan penegakkan hukum demi sebuah keadilan.  Ironisnya ada juga beberapa di antara kita yang apatis terhadap gejolak negeri ini <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  .  Yaahhh..kita memang tidak bisa menyalahkan mereka² yang terlalu lelah dengan situasi ini, kita bisa memaklumi kerana tidak ada yang bisa kita lakukan selain berharap kesadaran dari aparat² negara serta masyarakat itu sendiri.  Munculnya peristiwa² unik dan aneh dalam kaitannya penegakkan hukum akhir² ini memang sungguh luar biasa intensitasnya.  Tak di pungkiri, setelah munculnya kasus perseteruan antara prita dengan RS Omni yang berujung vonis perdata Rp 204juta yang di bebankan kepada prita terhadap <span id="more-1168"></span>RS Omni.  Namun kabar yang terakhir menyebutkan bahwa RS Omni mencabut gugatan perdata, namun untuk pidananya masih tetap berjalan dalam persidangan sampai saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Fenomena ini membuat masyarakat <em>online/offline</em> mempunyai gagasan untuk membuat posko <em>&#8220;coin peduli prita/keadilan&#8221;</em> sebagai bentuk solidaritas terhadap Prita demi penegakkan <em>hukum yang adil dan lebih obyektif</em>, dan yang terpenting adalah <em>&#8220;kebebasan berpendapat&#8221;</em> demi majunya sebuah negri yang menganut <em>faham demokrasi</em> termasuk komponen² yang ada di dalamnya.  Namun apa kenyataannya..??? Kita bisa lihat sendiri tentang kasus² yang pada penegakkannya seperti sebuah drama yang&#8230;.aaahhhhh ga sanggup untuk meneruskannya, terlalu menyakitkan. Tapi ya ini lah adanya yang terjadi saat ini.  <em>Mungkin</em> kita juga harus adakan solidaritas coin keadilan bagi kasus² lain, karena yang lebih parah dari prita juga banyak.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya kasus prita vs RS Omni, ingat dengan pencuri 3 biji kakao, pencuri 1 semangka, serta penggelapan barang bukti 343 butir ekstasi oleh jaksa ester dan Dara Veranita? <a href="http://berita.liputan6.com/hukrim/200911/251681/Curi.Tiga.Buah.Kakao.Nenek.Divonis.Satu.Bulan">Nenek minah</a> didakwa mencuri tiga buah kakao atau coklat di perkebunan milik perusahaan PT Rumpun Sari Antan.  Ia mengambil buah kakao rencananya untuk benih.  Tanpa didampingi penasihat hukum, Minah harus menjawab semua pertanyaan majelis hakim. Akhirnya majelis hakim menjatuhkan hukuman satu bulan dengan masa percobaan tiga bulan tanpa harus menjalani kurungan tahanan.  Ada lagi kasus lainnya seperti Nasib sial yang dialami Basar Suliyanto ( 41 ) dan Kholil warga dusun Wonoasri desa Bujel kcamatan Mojoroto kota Kediri,  keduanya harus mendekam di tahanan LP Kediri<span> </span><span> </span>hanya <span> </span>karena mencuri satu biji semangka di sawah milik Darwati (40) tetangganya.  Kasus pencurian semangka ini terjadi pada H-1 Lebaran lalu, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara Dan mungkin masih banyak lagi kasus² lainnya yang tidak terpublikasikan.  Memang bagaimanapun juga mereka tetap salah, mencuri adalah perbuatan melanggar hukum, namun tragis bila hukumannya tidak sesuai dengan kesalahan tanpa melihat sisi kemanusiaan.  Dan sepertinya fihak yang mengadukan <em>(read; pelapor)</em> ini tidak memiliki hati nurani, merasa dirinya hebat hufffhhhh&#8230;&#8230; *jijayy* .  Lebih aneh dan jijik lagi <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/12/07/162104/1255561/10/ma-vonis-jaksa-ester-dan-dara-otonomi-hakim">vonis</a> yang di jatuhkan kepada jaksa ester, bisa kita bayangkan betapa <span style="text-decoration: line-through;">adilnya</span> bobroknya penegakkan hukum di negri ini <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
<p style="text-align: justify;">hmmmm&#8230;saya memang buta hukum, tapi saya beserta yang lain juga setuju mengharapkan negri ini dapat menegakkan hukum mulai dari pelapor, penyidik dan jaksa  dengan seadil-adilnya, seobyektif mungkin dan menjunjung tinggi nilai² kemanusiaan.  Bagaimanapun juga sebuah keanehan bila  kesalahan seorang pencuri 3 biji kakao atopun 1 buah semangka di vonis lebih lama dari seorang koruptor atopun aparat kotor yang memanipulasi hukum. bukan begitu kawan..??? <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/mahalnya-harga-keadilan/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/mahalnya-harga-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jiwaku yang Sakit ??</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[sport]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren sore (17 nov &#8216; 09) ketika menyaksikan pertandingan Garuda cilik berlaga di AFC U-19 Championship, membuat jantung saya berdegup kencang.  Tegang campur bahagia melihat perjuangan mereka menaklukan tim Hongkong yg kualitasnya di atas rata² pemain Indonesia..? ahh ternyata semuanya isapan jempol belaka, buktinya garuda cilik menang dengan skor telak 4-1 untuk Indonesia. Hmmm&#8230;tapi ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://indonesiaberprestasi.web.id/wp-content/uploads/2009/09/garuda_pancasila.jpg" alt="" width="221" height="139" />Kemaren sore (17 nov &#8216; 09) ketika menyaksikan pertandingan Garuda cilik berlaga di AFC U-19 Championship, membuat jantung saya berdegup kencang.  Tegang campur bahagia melihat perjuangan mereka menaklukan tim Hongkong yg kualitasnya di atas rata² pemain Indonesia..? ahh ternyata semuanya isapan jempol belaka, buktinya garuda cilik menang dengan skor telak 4-1 untuk Indonesia. Hmmm&#8230;tapi ada yang aneh dalam jiwa saya, saat melihat pertandingan kemaren membuat saya bangga menjadi bagian bangsa Indonesia, perjuangan mereka membuat saya merinding dan haru. Namun ketika teringat dengan situasi dalam negeri khusunya tentang peradilan ato <span id="more-1119"></span>penegakkan hukum di negeri ini membuat saya ngeri dan merasa takut menjadi bagian dari bangsa ini <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  *adakah yg salah dengan saya..??*</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin aparat penegak hukum dan pemimpin negri ini harus melihat contoh semangat perjuangan Garuda Cilik bermain, menjunjung tinggi sportivitas dan pantang menyerah apapun keadaannya.  Patut di jadikan sebuah kiblat agar rakyat ini merasa bangga menjadi bagian dari bangsa indonesia.  Mereka bermain dengan skema rapih, apik dan sabar dengan tujuan yang positif serta membanggakan, sementara penengakkan hukum dan kepemimpinan negeri ini sepertinya menggunakan skema&#8230; aaarrghhhh&#8230;.menyakitkan sekali rasanya buat saya pribadi bila menelaah serentetan kejadian yang ada di pemerintahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini hanya sebuah celoteh atas kekecawaan dan perasaaan takut saya yang mendalam terhadap situasi bangsa tempat saya bernaung dan berpijak.  Sulit bagi akal sehat saya untuk menerima situasi yang terjadi saat ini, dan sampai kapan rasa bangga itu muncul kembali tehadap nilai-nilai Pancasila yang menjadi kebanggaan selama ini.  Semoga semua ini lekas berakhir dan hidup di tanah pertiwi menjadi kebahagiaan yang tak terhingga..amin ya rabb.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/jiwaku-yang-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introspeksilah Bangsaku</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/introspeksilah-bangsaku/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/introspeksilah-bangsaku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 09:35:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[berita acara]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[munafik]]></category>
		<category><![CDATA[murka]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1110</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena yang sedang terjadi akhir² ini tidak lepas dari kalimat &#8220;rekayasa&#8221; ato &#8220;Mengkriminalkan/mengkriminalisasi&#8221;.  Nampaknya kalimat ini mulai familiar di telinga kita rakyat Indonesia.  Entahlah, di balik semua kalimat itu mungkinkah ada kebenaran yang terkuak..?? semua masih di pertanyakan ato mungkin lebih tepatnya sedang di kondisikan ato mungkin bahkan sedang di rekayasa..?? trus kapan faktanya&#8230;? ) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:Y4r0zcuc65i2QM:http://forjusticeandpeace.files.wordpress.com/2009/05/damai-dengan-keadilan.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:Y4r0zcuc65i2QM:http://forjusticeandpeace.files.wordpress.com/2009/05/damai-dengan-keadilan.jpg" alt="" width="111" height="148" /></a>Fenomena yang sedang terjadi akhir² ini tidak lepas dari kalimat &#8220;rekayasa&#8221; ato &#8220;Mengkriminalkan/mengkriminalisasi&#8221;.  Nampaknya <a href="http://www.dcamz.web.id/kalimat-emas/">kalimat</a> ini mulai familiar di telinga kita rakyat Indonesia.  Entahlah, di balik semua kalimat itu mungkinkah ada kebenaran yang terkuak..?? semua masih di pertanyakan ato mungkin lebih tepatnya sedang di kondisikan ato mungkin bahkan sedang di rekayasa..?? trus kapan faktanya&#8230;? <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ) <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> <span id="more-1110"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Masih juga belum jelas keputusan dari kasus perseteruan Pimpinan KPK non Aktif dengan POLRI-Kejagung yang cukup menguras energi dan membuat greget rakyat di negeri ini, kini sudah muncul kembali kasus dugaan &#8220;rekayasa&#8221; terhadap Berita Acara Pemeriksaan (BAP)  Williardi yang berkaitan dengan kasus Antasari Azhar.  Ada apa ini sebenarnya dengan lembaga-lembaga hukum di negeri ini..?? Mungkinkah selama ini demikian adanya..?? Astaghfirullah&#8230;kalo memang benar seperti itu ternyata saya hidup di negara yang&#8230;ahhhh.. rasanya tak sanggup menuliskan perasaan itu&#8230;haruskah saya menyesali menjadi bagian dari bangsa ini..? Walo sepahit apapun keadaannya nampaknya saya harus tetap mensyukuri hidup di negri yang carut marut ini , politik yang tidak bisa di terima oleh akal sehatku <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin Tuhan mulai murka atas keadaan ini, lihatlah bencana demi bencana mulai mengurung negri kita, hanya dengan sedikit sentuhan-Nya dapat memporak porandakan wilayah tempat kita berpijak, dan dengan setetes air-Nya dapat menenggelamkan kita.  Tuhan membenci pemimpin yang tidak amanah, dan Tuhan sangat membenci pemimpin-pemimpin yang MUNAFIK.  Sampai kapan rakyat terbebas dari penderitaan ini..??!! Sampai kapan rakyat selalu di bodohi..??!! dan sampai kapan rakyat negri ini dapat hidup tenang dan sejahtera..??!!</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga Pemimpin² dan rakyat negri ini sadar akan tanggung jawabnya masing² terhadap lingkungannya, sesamanya dan Tuhannya.  Agar senantiasa di lindungi dari kemurkaan Tuhan atas apa yang telah di lakukan kita sabagai hamba-Nya..amin ya rabbal alamin&#8230; <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/introspeksilah-bangsaku/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/introspeksilah-bangsaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Potret Buram Penegakkan Hukum</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/potret-buram-penegakkan-hukum/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/potret-buram-penegakkan-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 04:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[dagelan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus KPK]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[mafia peradilan]]></category>
		<category><![CDATA[mahkamah konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[penegakan hukum di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[potret]]></category>
		<category><![CDATA[suryani]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1079</guid>
		<description><![CDATA[Cicak-cicak di dinding Diam-diam merayap Datang  seekor Buaya, haphhh..lalu di telan.. =)) Sepenggal lagu yg sengaja d&#8217;Camz® plesetkan untuk mengisahkan seekor cicak  (KPK) melawan buaya (POLRI), yg kini masih hangat di bicarakan oleh seluruh komponen masyarakat Indonesia, entah pakar politik, tokoh nasional, orang awam hukum seperti saya bahkan presiden sekalipun akhirnya harus turun tangan.  Ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><blockquote style="text-align: justify;"><p>Cicak-cicak di dinding</p>
<p>Diam-diam merayap</p>
<p>Datang  seekor Buaya, haphhh..lalu di telan.. =))</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.detiknews.com/images/content/2009/11/02/10/cicak-buayadlm.jpg" alt="" width="208" height="208" />Sepenggal lagu yg sengaja <a href="http://www.dcamz.web.id/kalimat-emas/">d&#8217;Camz®</a> plesetkan untuk mengisahkan seekor cicak  (KPK) melawan buaya (POLRI), yg kini masih hangat di bicarakan oleh seluruh komponen masyarakat Indonesia, entah pakar politik, tokoh nasional, orang awam hukum seperti saya bahkan presiden sekalipun akhirnya harus turun tangan.  Ketika buaya mamandang cicak hanyalah binatang kecil yg di didik oleh buaya dalam hal  kaitannya dengan aktifitas membongkar suatu kejahatan (KKN), ternyata tidak bisa di pandang sebelah mata.  Ketika mereka (Buaya) merasa besar di hadapan Cicak, ironisnya kini sang Cicak tumbuh semakin besar karena dukungan publik yg mengharapkan transparansi dan azaz keadilan dalam hal penegakkan hukum di negri ini.  Setelah rekaman &#8220;dugaan&#8221; upaya kriminalisasi terhadap KPK yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi (MK) makin menunjukkan potret<span id="more-1079"></span> penegakan hukum di Indonesia masih sangat-sangat-sangat buram.   Penegakan hukum di negeri yang berlandaskan hukum ini pun sangat terancam.  Bisa jadi kasus² yg melibatkan mafia peradilan juga banyak yg tidak di ketahui oleh kita, kebetulan mungkin hanya kasus ini yg terkuak, dan akhirnya membawa <a href="http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/">dagelan</a> ini cukup menyita perhatian publik. Mafia-mafia peradilan yang selama ini didengungkan oleh para penggiat antikorupsi ini ternyata bukanlah isapan jempol belaka, bila harus kita tengok ke belakang salah satu contoh adanya mafia peradilan yg pernah terjadi adalah kasus Jaksa Urip Tri gunawan dengan Arthalita Suryani, dan tragisnya salah satu nama oknum kejaksaan yg di sebutkan dalam rekaman Anggodo juga tercatat pernah terlibat dalam kasus Tri-Athalita.. Mengherankan.. orang yg memiliki catatan buruk masih menjadi pejabat penegak hukum negeri kita tercinta&#8230;??????!!!!!!!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Kita mungkin merasa pesimis penegakkan hukum di negeri ini dapat terlepas dari bayang² mafia peradilan yg <span style="text-decoration: line-through;">selama ini mungkin selalu</span> ada, namu harapan itu akan selalu ada jikalau setiap penyelesaian kasus haruslah dilakukan dengan transparan dan fair, terlebih bila kasus ini melibatkan orang yg berduit, pejabat/tokoh politik dan pejabat hukum itu sendiri. Ini penting untuk kembali dilakukan oleh para penegak hukum agar kemungkinan-kemungkinan kecil untuk terjadinya penyelewengan hukum bisa dihindari dan masyarakat/publik dapat mengontrol ada tidaknya sebuah unsur penyelewengan hukum tersebut.  Tidak dapat di pungkiri ketika masyarakat awam melihat kasus seperti ini dapat menyimpulkan adanya dugaan kriminalisasi pimpinan KPK, karena pandangan/analisa masyarakat awam menggunakan Logika serta bukti rekaman yg telah di ungkapkan di depan publik.  Dan ketika semuanya terkuak tidak ada dasar / alasan untuk tidak menangkap nama² yg terlibat dalam rekaman itu&#8230; *saya nggak mengintervensi lhoooo..hahahahah* <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align: justify;">Hmmmm&#8230;. Apapun dalihnya dan apapun pembelaannya masyarakat luas sudah dapat mereka-reka siapa yg salah dan siapa yg benar.  Kita mungkin setuju bahwa aturan ini yg membuat adalah mereka , tragisnya mereka sendirilah yg membuat aturan ini menjadi rusak.  Masyarakat akan semakin di bodohi oleh orang² pinter yg keblinger, apa jadinya ketika hukum dapat di manipulasi oleh mereka yg merasa dirinya bersih, pintar dan berkuasa namun ternyata adalah seorang yg MUNAFIK sejati..? <em>Na&#8217;udzubillah mindzalik</em>&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya Kapolri BHD sudah meminta maaf dan berharapa kepada media untuk tidak lagi menggunakan istilah Buaya (Polisi) Vs Cicak (KPK), tapi yg menjadi pertanyaan adalah mengapa di zaman reformasi yg katanya demokrasi masih ada pengekangan pers dan berpendapat&#8230;??? Semua masyarakat Indonesia pun tau istilah Cicak Vs Buaya adalah karya dari Anggota buaya itu sendiri&#8230; =)) sungguh lucu&#8230; hahahaha.. Yuphhh mudah²an adanya dengan kasus ini meberikan hikmah kepada semua unsur  penegak hukum untuk tidak memanipulasi aturan  yg sifatnya mengaburkan semua fakta serta mencari keuntungan pribadi.  Kebusukan selalu akan terbongkar, dan masyarakat berhak tau jalannya penegakkan hukum yg seadil-adilnya&#8230; insyaAllah amin&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/potret-buram-penegakkan-hukum/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/potret-buram-penegakkan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dagelan : KPK vs POLRI</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 14:44:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[dagelan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[kkn]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[kpk vs polri]]></category>
		<category><![CDATA[media masa]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tikus]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini dCamz ingin mengangkat sebuah dagelan yg di perankan oleh KPK sebagai Cicak, POLRI sebagai Buaya, Kejaksaan sebagai Bunglon, dan KORUPTOR sebagai TIKUS.  Apabila ada kesamaan tempat, alur cerita dan tokoh kami mohon maaf karena ini bukan unsur yg tidak di sengaja. Dagelan berita terhangat yg sedang gencar muncul di media masa akhir-akhir ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://www.detiknews.com/images/content/2009/11/02/10/cicak-buayadlm.jpg"><img class="alignleft" title="sumber : detik.com" src="http://www.detiknews.com/images/content/2009/11/02/10/cicak-buayadlm.jpg" alt="" width="259" height="259" /></a>Kali ini dCamz ingin mengangkat sebuah <strong>dagelan</strong> yg di perankan oleh KPK sebagai Cicak, POLRI sebagai Buaya, Kejaksaan sebagai Bunglon, dan KORUPTOR sebagai TIKUS.  Apabila ada kesamaan tempat, alur cerita dan tokoh kami mohon maaf karena ini bukan unsur yg tidak di sengaja. Dagelan <span style="text-decoration: line-through;">berita</span> terhangat yg sedang gencar muncul di media masa akhir-akhir ini adalah bukan lain tentang perseteruan Cicak vs Buaya, sebuah dagelan yg sedang di mainkan oleh beberapa aktor di atas panggung hiburan bangsa Indonesia, dan kita sebagai rakyat jelata adalah penontonnya, apalagi sebagai penonton tidak boleh dan di larang keras beropini, protes dan berpendapat *lhooo..katanya demokrasi???*.  Sebagai <span id="more-1066"></span><span style="text-decoration: line-through;">blogger</span> <span style="text-decoration: line-through;">masyarakat</span> penonton bodoh dan awam hukum seperti saya ini, nampak jelas bahwa perseteruan dua lembaga ini syarat dengan motif balas dendam ato sengaja di adu domba  oleh oknum tertentu serta terkesan memaksakan.  Entah siapa oknum yg menjadi sutradaranya..??? Entah oknum Buaya, entah oknum Bunglon, entah maria Ozawa.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ) ?? Demi sebuah tujuan penggembosan kinerja Cicak dalam mengusut kasus KKN di negeri ini.  Pertanyaan dari saya sekaligus yg akan saya jawab sendiri adalah mengapa Antasari menguak ini semua bukan di saat dia masih aktif sbg ketua lembaga cicak dan mengapa Buaya dalam hal ini terkesan memaksakan kasus untuk menyeret cicak menjadi tersangka? Jawabannya adalah karena pengecutnya oknum Cicak yg  tersandung kasus dugaan pembunuhan hanya gara2 wanita sbg calon penghuni hotel prodeoa sendirian *sungguh memalukan!!!* dan Buaya tidak dapat menangkap Tikus karena hal lain..?? selaian itu tikus bisa berteman dengan bunglon,dan bunglon itu bisa <em>&#8220;AC-DC&#8221;</em> . Mungkin anda bisa melihat , betapa banyaknya mafia KKN yg tumbuh subur dan dapat dengan mudah merekayasa sebuah kebusukan menjadi suatu hal yg manis, merubah warna hitam menjadi abu-abu, dan bahkan dapat mengkambing hitamkan Cicak&#8230; :d</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;">&#8220;Cicak&#8221; adalah merupakan angin segar bagi &#8220;rakyat&#8221; Indonesia demi pemberantasan dan penegakkan hukum para koruptor yg semakin merajalela.  Tidak sedikit yg meragukan keberadaan lembaga cicak ini, namun tugasnya dalam pemberantasan KKN, Cicak lebih unggul 90% lebih nyata prestasinya di bandingkan prestasi Buaya apalagi Bunglon dalam hal pemberantasan KORUPSI . .  Dari pandangan inilah saya meyakini bahwa ada pihak yg merasa kehormatannya terancam dengan kinerja Cicak, </span><span style="font-family: Comic Sans MS;">Bahkan ada fihak yg bahagia dan ikut semakin memojokkan keberadaan Cicak dengan adanya kasus ini.</span><span style="font-family: Comic Sans MS;">.  Ada satu permasalahan yg membuat saya bingung dan merasa semakin BODOH, ketika cicak coba mengungkap adanya keterlibatan oknum buaya atas pencairan dana Bank Century.  Dalam hal ini penyidikan terhadap keterlibatan oknum buaya itu ironisnya di periksa oleh pihak buaya sendiri  (read, IRWASUM ) bukannya dari lembaga yg independen.. mungkin anda bisa menyimpulkan terkait hal ini, betapa sulitnya mencari keadilan dan transparansi hukum di negeri ini&#8230; sungguh TRAGISSS&#8230;!! <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />   <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;">Hmmmmm&#8230;. #:-S Nampaknya kalo harus saya tulis semua paparan ttg dagelan ini mungkin tidak akan pernah selasai serta membuat  bingung yg baca dan bahkan  semakin membuat saya gregetan, jadi sebaiknya kita ikuti perkembangannya di media lain.  Lagipun sepertinya ending dari dagelan ini masih  jauh dari tanda2nya, dan kita harus tetap bersabar menunggu terkuaknya kebenaran itu.  Tentunya kita berharap akan ada happy ending dari dagelan ini *kebenaran seutuhnya* agar rakyat Indonesia tidak semakin ling lung atas kasus yg sedang mencuat ini. amin ya rabbal alamin </span>&#8230;. [-o&lt;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>bagaimana pendapat anda tentang dagelan ini..??</strong></span> <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':-?' class='wp-smiley' /> ?</p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emosi, Putus Asa &amp; Tawakal&#8230;.</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/emosi-putus-asa-tawakal/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/emosi-putus-asa-tawakal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 08:24:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diedien</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcamz.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Prihatin&#8230;Berduka&#8230;Merana&#8230;. Mungkin kata]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align:left;">Prihatin&#8230;Berduka&#8230;Merana&#8230;.<br />
Mungkin kata</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/emosi-putus-asa-tawakal/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/emosi-putus-asa-tawakal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DPR menghina KPK&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/dpr-menghina-kpk/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/dpr-menghina-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 06:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diedien</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalis]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcamz.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Di kantor iseng]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p>Di kantor iseng</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/dpr-menghina-kpk/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/dpr-menghina-kpk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Six Billion Rupiah Man</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/the-six-billion-rupiah-man/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/the-six-billion-rupiah-man/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 08:31:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diedien</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcamz.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini vonis terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan atas kasus suap yg di terimanya dari Artalyta suryani telah di putuskan, bahkan lebih berat 5 tahun dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (red. JPU). Yen di pikir]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p>Hari ini vonis terhadap <span style="text-decoration:line-through;">Jaksa</span> Urip Tri Gunawan atas kasus suap yg di terimanya dari Artalyta suryani telah di putuskan, bahkan lebih berat 5 tahun dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (red. JPU).  Yen di pikir</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/the-six-billion-rupiah-man/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/the-six-billion-rupiah-man/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AS..!! Jangan Campuri Urusan Negara ku..!!</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/as-jangan-campuri-urusan-negara-ku/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/as-jangan-campuri-urusan-negara-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 02:49:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Diedien</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcamz.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah 40 anggota Kongres Amerika Serikat melayangkan surat kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang isinya meminta agar Presiden memastikan pembebasan segera dan tanpa syarat dua separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), Filep Karma dan Yusak Pakage. Pada bulan Mei 2005 mereka berduadijatuhi hukuman masing]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><div id="attachment_53" class="wp-caption alignleft" style="width: 308px"><a href="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2008/08/papua.jpg"><img class="size-medium wp-image-53" src="http://www.dcamz.web.id/wp-content/uploads/2008/08/papua.jpg?w=298" alt="Pakaian Adat Papua" width="298" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pakaian Adat Papua</p></div>
<p align="justify">Sejumlah 40 anggota Kongres Amerika Serikat melayangkan surat kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang isinya meminta agar Presiden memastikan pembebasan segera dan tanpa syarat dua separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), Filep Karma dan Yusak Pakage.   Pada bulan Mei 2005 mereka berduadijatuhi hukuman masing</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/as-jangan-campuri-urusan-negara-ku/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/as-jangan-campuri-urusan-negara-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
