<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dcamz&#187; Universal site for technology and lifestyle</title>
	<atom:link href="http://www.dcamz.web.id/tag/pembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dcamz.web.id</link>
	<description>&#34;Tidak ada hal hebat yang tercipta dalam sekejap.&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 06:25:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Dagelan : KPK vs POLRI</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 14:44:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[dagelan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[kkn]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[kpk vs polri]]></category>
		<category><![CDATA[media masa]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tikus]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini dCamz ingin mengangkat sebuah dagelan yg di perankan oleh KPK sebagai Cicak, POLRI sebagai Buaya, Kejaksaan sebagai Bunglon, dan KORUPTOR sebagai TIKUS.  Apabila ada kesamaan tempat, alur cerita dan tokoh kami mohon maaf karena ini bukan unsur yg tidak di sengaja. Dagelan berita terhangat yg sedang gencar muncul di media masa akhir-akhir ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://www.detiknews.com/images/content/2009/11/02/10/cicak-buayadlm.jpg"><img class="alignleft" title="sumber : detik.com" src="http://www.detiknews.com/images/content/2009/11/02/10/cicak-buayadlm.jpg" alt="" width="259" height="259" /></a>Kali ini dCamz ingin mengangkat sebuah <strong>dagelan</strong> yg di perankan oleh KPK sebagai Cicak, POLRI sebagai Buaya, Kejaksaan sebagai Bunglon, dan KORUPTOR sebagai TIKUS.  Apabila ada kesamaan tempat, alur cerita dan tokoh kami mohon maaf karena ini bukan unsur yg tidak di sengaja. Dagelan <span style="text-decoration: line-through;">berita</span> terhangat yg sedang gencar muncul di media masa akhir-akhir ini adalah bukan lain tentang perseteruan Cicak vs Buaya, sebuah dagelan yg sedang di mainkan oleh beberapa aktor di atas panggung hiburan bangsa Indonesia, dan kita sebagai rakyat jelata adalah penontonnya, apalagi sebagai penonton tidak boleh dan di larang keras beropini, protes dan berpendapat *lhooo..katanya demokrasi???*.  Sebagai <span id="more-1066"></span><span style="text-decoration: line-through;">blogger</span> <span style="text-decoration: line-through;">masyarakat</span> penonton bodoh dan awam hukum seperti saya ini, nampak jelas bahwa perseteruan dua lembaga ini syarat dengan motif balas dendam ato sengaja di adu domba  oleh oknum tertentu serta terkesan memaksakan.  Entah siapa oknum yg menjadi sutradaranya..??? Entah oknum Buaya, entah oknum Bunglon, entah maria Ozawa.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ) ?? Demi sebuah tujuan penggembosan kinerja Cicak dalam mengusut kasus KKN di negeri ini.  Pertanyaan dari saya sekaligus yg akan saya jawab sendiri adalah mengapa Antasari menguak ini semua bukan di saat dia masih aktif sbg ketua lembaga cicak dan mengapa Buaya dalam hal ini terkesan memaksakan kasus untuk menyeret cicak menjadi tersangka? Jawabannya adalah karena pengecutnya oknum Cicak yg  tersandung kasus dugaan pembunuhan hanya gara2 wanita sbg calon penghuni hotel prodeoa sendirian *sungguh memalukan!!!* dan Buaya tidak dapat menangkap Tikus karena hal lain..?? selaian itu tikus bisa berteman dengan bunglon,dan bunglon itu bisa <em>&#8220;AC-DC&#8221;</em> . Mungkin anda bisa melihat , betapa banyaknya mafia KKN yg tumbuh subur dan dapat dengan mudah merekayasa sebuah kebusukan menjadi suatu hal yg manis, merubah warna hitam menjadi abu-abu, dan bahkan dapat mengkambing hitamkan Cicak&#8230; :d</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;">&#8220;Cicak&#8221; adalah merupakan angin segar bagi &#8220;rakyat&#8221; Indonesia demi pemberantasan dan penegakkan hukum para koruptor yg semakin merajalela.  Tidak sedikit yg meragukan keberadaan lembaga cicak ini, namun tugasnya dalam pemberantasan KKN, Cicak lebih unggul 90% lebih nyata prestasinya di bandingkan prestasi Buaya apalagi Bunglon dalam hal pemberantasan KORUPSI . .  Dari pandangan inilah saya meyakini bahwa ada pihak yg merasa kehormatannya terancam dengan kinerja Cicak, </span><span style="font-family: Comic Sans MS;">Bahkan ada fihak yg bahagia dan ikut semakin memojokkan keberadaan Cicak dengan adanya kasus ini.</span><span style="font-family: Comic Sans MS;">.  Ada satu permasalahan yg membuat saya bingung dan merasa semakin BODOH, ketika cicak coba mengungkap adanya keterlibatan oknum buaya atas pencairan dana Bank Century.  Dalam hal ini penyidikan terhadap keterlibatan oknum buaya itu ironisnya di periksa oleh pihak buaya sendiri  (read, IRWASUM ) bukannya dari lembaga yg independen.. mungkin anda bisa menyimpulkan terkait hal ini, betapa sulitnya mencari keadilan dan transparansi hukum di negeri ini&#8230; sungguh TRAGISSS&#8230;!! <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />   <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Comic Sans MS;">Hmmmmm&#8230;. #:-S Nampaknya kalo harus saya tulis semua paparan ttg dagelan ini mungkin tidak akan pernah selasai serta membuat  bingung yg baca dan bahkan  semakin membuat saya gregetan, jadi sebaiknya kita ikuti perkembangannya di media lain.  Lagipun sepertinya ending dari dagelan ini masih  jauh dari tanda2nya, dan kita harus tetap bersabar menunggu terkuaknya kebenaran itu.  Tentunya kita berharap akan ada happy ending dari dagelan ini *kebenaran seutuhnya* agar rakyat Indonesia tidak semakin ling lung atas kasus yg sedang mencuat ini. amin ya rabbal alamin </span>&#8230;. [-o&lt;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>bagaimana pendapat anda tentang dagelan ini..??</strong></span> <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':-?' class='wp-smiley' /> ?</p>
<p style="text-align: justify;">[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/dagelan-kpk-vs-polri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
