<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dcamz&#187; Universal site for technology and lifestyle</title>
	<atom:link href="http://www.dcamz.web.id/tag/self-hypnosis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dcamz.web.id</link>
	<description>&#34;Tidak ada hal hebat yang tercipta dalam sekejap.&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 06:25:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Tips Menghindari Hipnotis</title>
		<link>http://www.dcamz.web.id/tips-menghindari-hipnotis/</link>
		<comments>http://www.dcamz.web.id/tips-menghindari-hipnotis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:51:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Gendam]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[media komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Menghindari Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[self hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[teknik komunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dcamz.web.id/?p=1011</guid>
		<description><![CDATA[Modus kejahatan saat ini semakin beragam saja.  Salah satu yang paling berbahaya adalah hipnotis ato biasa dengan istilah gendam, yang memungkinkan pelaku kejahatan mengambil seluruh harta korban dengan cara membuat korban tidak menyadari tindakannya.   Kejahatan seperti ini tidak melihat tempat dan waktu, kalo kata bang napi &#8221; Kajahatan terjadi bukan karena niat tapi karena ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- google_ad_section_start --><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2009/10/02/694/Menghindari.Hipnotis#" target="_blank"><img src="http://suaramerdeka.com/foto_wanita/397402504c9d2feabcbb06b0d5970e33.jpg" alt="image" hspace="5" width="197.916666667" height="250" align="left" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Modus kejahatan saat ini semakin beragam saja.  Salah satu yang paling berbahaya adalah hipnotis ato biasa dengan istilah gendam, yang memungkinkan pelaku kejahatan mengambil seluruh harta korban dengan cara membuat korban tidak menyadari tindakannya.   Kejahatan seperti ini tidak melihat tempat dan waktu, kalo kata bang napi &#8221; Kajahatan terjadi bukan karena niat tapi karena ada kesempatan&#8221;. Seperti kejadian yang menimpa seorang teman yang telah terhipnotis bahkan ironisnya melalui media komunikasi HP *ck ck ck&#8230;* . Dari kejadian itu membuat saya ingin berbagi artikel  cara menghindari hipnotis yang saya kutip dari berbagai sumber.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarkan diri dari ancaman hipnotis yang berbahaya, di antaranya:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis” (kita mensugesti diri sendiri). Rasa takut kita dimanfaatkan oleh pelaku hipnotis.<span id="more-1011"></span></p>
<p style="text-align: justify;">2. Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati Anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika Anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Pada saat pikiran kosong, alam bawah sadar Anda terbuka sangat lebar, sehingga membawa peluang sugesti dari hipnotis masuk.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut ke bumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Hilangkan kebiasaan &#8220;latah&#8221;, karena latah dapat membuka alam bawah sadar untuk mengikuti perintah.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang para pelaku kejahatan hipnotis melakukan aksinya secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.</p>
<p style="text-align: justify;">8. Jika Anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri Anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga artikel ini bermanfaat buat para pengunjung blog sederhana ini amin.. <img src='http://www.dcamz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , bila ada tambahan tips dari teman² sekalian bisa tuliskan masukannya di kolom komentar.</p>
<p>[ad#co-1]</p>
<script src="http://feeds.feedburner.com/~s/Dcamz?i=http://www.dcamz.web.id/tips-menghindari-hipnotis/" type="text/javascript" charset="utf-8"></script><!-- google_ad_section_end -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dcamz.web.id/tips-menghindari-hipnotis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
